Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 13 Februari 2026

AKURAT.CO Tanggal 13 Februari 2026 bertepatan dengan 25 Syaban 1447 Hijriah menurut perhitungan Kementerian Agama (Kemenag) dan Muhammadiyah.
Penentuan awal bulan Ramadhan 1447 H menunjukkan adanya potensi perbedaan antara Kemenag dan Muhammadiyah.
Kemenag memprediksi 1 Ramadhan jatuh pada 19 Februari 2026, sementara Muhammadiyah menetapkannya pada 18 Februari 2026.
Tanggal Hijriah 13 Februari 2026
Kalender Hijriah hari ini menunjukkan tanggal 25 Sya'ban 1447 H.
Bulan Februari 2026 merupakan periode transisi antara akhir bulan Sya'ban 1447 Hijriah dan awal bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Kalender Islam 2026 secara keseluruhan memuat penanggalan Hijriah yang penting untuk menentukan waktu ibadah dan hari-hari besar Islam sepanjang tahun.
Perbedaan Awal Ramadan 2026 antara Kemenag dan Muhammadiyah
Terdapat perbedaan prediksi mengenai tanggal dimulainya puasa Ramadan 1447 Hijriah antara pemerintah (Kemenag) dan organisasi Muhammadiyah.
Prediksi Kemenag
Kementerian Agama (Kemenag) memprediksi bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada 19 Februari 2026. Prediksi ini didasarkan pada Kalender Hijriah 2026 yang diterbitkan oleh Kemenag.
Kemenag akan secara resmi mengumumkan awal puasa setelah mengadakan sidang isbat pada 17 Februari 2026.
Proses sidang isbat ini meliputi tiga tahapan, dimulai dengan pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi (hisab).
Tahap selanjutnya adalah verifikasi hasil rukyatul hilal dari 37 titik pemantauan di seluruh Indonesia. Kriteria hilal yang digunakan oleh pemerintah dan sebagian besar organisasi Islam adalah tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat geosentrik.
Penetapan Muhammadiyah
Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh, pada Rabu (18/2/2026). Penetapan ini didasarkan pada hasil hisab hakiki wujudul hilal dan berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Ijtimak (konjungsi) menjelang Ramadan 1447 H menurut Muhammadiyah terjadi pada 17 Februari 2026.
Berdasarkan perhitungan astronomis Muhammadiyah, meskipun kriteria visibilitas hilal belum terpenuhi di wilayah Asia Tenggara pada saat matahari terbenam 17 Februari 2026, ada wilayah di daratan Amerika yang telah memenuhi syarat munculnya hilal setelah tengah malam UTC.
Ketetapan ini sudah tertuang dalam Maklumat Muhammadiyah No.01/MLM/1.1/B/2025 dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









