Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 27 Januari 2026

AKURAT.CO Tanggal 27 Januari 2026 bertepatan dengan 8 Syaban 1447 Hijriah menurut perhitungan kalender Islam yang digunakan oleh pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.
Perbedaan utama antara kalender Hijriah dan Masehi terletak pada dasar perhitungannya, di mana Hijriah mengacu pada siklus bulan dan Masehi pada pergerakan matahari.
Berikut konversi tanggal Masehi ke Hijriah untuk 27 Januari 2026, serta menjelaskan perbedaan dan tanggal-tanggal penting di bulan Syaban.
Tanggal Hijriah 27 Januari 2026
Hari ini bertepatan dengan tanggal 8 Syaban 1447 Hijriah. Penetapan tanggal ini konsisten di antara berbagai lembaga Islam di Indonesia.
Menurut Pemerintah (Kementerian Agama)
Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama menunjukkan bahwa Januari 2026 beririsan dengan bulan Rajab dan Syaban.
Bulan Rajab berakhir pada Senin (19/1/2026), dan bulan Syakban dimulai pada Selasa (20/1/2026).
Namun, karena pergantian hari dalam kalender Hijriah terjadi saat matahari terbenam, Syaban sebenarnya sudah dimulai sejak Senin malam, 19 Januari 2026.
Dengan demikian, menurut versi pemerintah, 27 Januari 2026 dikonversi menjadi 8 Syaban 1447 H.
Kementerian Agama telah menerbitkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 sebagai rujukan resmi bagi umat Islam. Kalender ini dapat diunduh sebagai rujukan nasional penanggalan Islam.
Menurut Nahdlatul Ulama (NU)
Lembaga Falakiyah NU telah mengeluarkan keputusan terkait awal Syaban 1447 H, yang tertuang dalam Pengumuman Nomor: 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026.
Berdasarkan rukyah, awal bulan Syaban 1447 H bertepatan dengan Selasa Pahing, 20 Januari 2026 (dimulai malam Selasa).
Almanak 2026 dari Lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro juga menyatakan 1 Syakban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.
Oleh karena itu, menurut NU, 27 Januari 2026 bertepatan dengan 8 Syakban 1447 H.
Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), juga menginformasikan bahwa Januari 2026 berbarengan dengan bulan Rajab dan Syaban.
Rajab versi Muhammadiyah dimulai pada 21 Desember 2025 dan berakhir pada Senin, 19 Januari 2026.
Syaban kemudian dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026, dan berlangsung selama 29 hari hingga 17 Februari 2026, menandai kedatangan Ramadhan.
Muhammadiyah menetapkan 27 Januari 2026 sebagai 8 Syaban 1447 H.
KHGT mulai digunakan pada awal 1447 H dengan tujuan menyatukan tanggalan umat Islam di seluruh dunia untuk menghindari perbedaan waktu. Perhitungan ini senada dengan keputusan PP Muhammadiyah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









