Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 26 Januari 2025

AKURAT.CO Kalender Hijriah hari ini telah ditetapkan secara seragam oleh pemerintah Indonesia (Kemenag), Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.
Semua pihak menyepakati bahwa tanggal tersebut bertepatan dengan 7 Syaban 1447 H.
Kesamaan ini menunjukkan konvergensi dalam penentuan tanggal Hijriah untuk hari ini, meskipun perbedaan metodologi antara lembaga-lembaga tersebut tetap ada secara umum.
Kalender Hijriah 26 Januari 2026
Tanggal Hijriah hari iniditetapkan sebagai 7 Syaban 1447 H oleh berbagai lembaga Islam di Indonesia. Januari 2026 sendiri beririsan dengan dua bulan Hijriah, yaitu Rajab dan Syaban.
Bulan Rajab 1447 H berakhir, pada Senin (19/1/2026)
Kemudian, bulan Syaban 1447 H dimulai pada Selasa (20/1/2026), yang juga bertepatan dengan malam Senin (19/1/2026), karena pergantian hari Hijriah terjadi saat matahari terbenam.
Penetapan Menurut Pemerintah (Kemenag)
Menurut Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag), 26 Januari 2026 dikonversi menjadi 7 Syaban 1447 H.
Kemenag menetapkan awal bulan Hijriah menggunakan metode rukyat, yaitu kegiatan mengamati hilal atau bulan baru di ufuk, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan alat bantu seperti teropong.
Tanggal-tanggal penting dalam kalender Hijriah yang dirilis pemerintah bersifat tentatif dan dapat mengalami penyesuaian sesuai hasil rukyatul hilal yang dilakukan menjelang pergantian bulan.
Penetapan Menurut Nahdlatul Ulama (NU)
Berdasarkan keputusan Lembaga Falakiyah NU, yang termaktub dalam Pengumuman Nomor: 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026, awal Syaban 1447 H bertepatan dengan Selasa Pahing, 20 Januari 2026.
Keputusan ini didasarkan pada rukyah, dan informasi serupa juga tercantum dalam Almanak 2026 yang mempertimbangkan kriteria imkanur rukyat NU.
Dengan demikian, NU juga menetapkan 26 Januari 2026 sebagai 7 Syaban 1447 H.
Penetapan Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah, melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), menginformasikan bahwa Januari 2026 mencakup bulan Rajab dan Syaban.
Rajab versi Muhammadiyah diawali pada 21 Desember 2025 dan berakhir pada 19 Januari 2026.
Setelah itu, Syaban dimulai pada Selasa (20/1/2026).
Muhammadiyah menetapkan 26 Januari 2026 sebagai 7 Syaban 1447 H.
Muhammadiyah menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi) untuk menentukan awal bulan, dengan tujuan menyatukan kalender umat Islam di seluruh dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









