Menhut Janji Buka Hasil Audit Izin Pengelolaan Hutan Sumatera Jika Direstui Presiden

AKURAT.CO Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyatakan pemerintah akan membuka hasil audit izin usaha pemanfaatan hutan yang berkaitan dengan bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatera, setelah mendapatkan persetujuan Presiden Prabowo Subianto.
"Saat ini kami sedang memfinalisasi audit terhadap 24 pemegang izin PBPH di tiga provinsi terdampak. Setelah mendapat restu Bapak Presiden, hasilnya akan kami sampaikan kepada publik," ujar Raja Juli, dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Dia menegaskan, audit tersebut menjadi instrumen penting untuk memastikan pertanggungjawaban korporasi atas menurunnya fungsi lindung hutan dan tekanan ekologis di daerah aliran sungai yang memperparah dampak banjir.
Baca Juga: Satgas PKH Selidiki 23 Objek Hukum Terkait Pelanggaran Kawasan Hutan dalam Banjir Sumatera
Raja Juli mengungkapkan, pemerintah tidak hanya mengandalkan proses penyidikan dan penyelidikan, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin kehutanan.
Hingga kini, 22 izin PBPH dengan luasan sekitar satu juta hektare telah dicabut di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di kawasan terdampak bencana. Langkah tersebut, merupakan bagian dari komitmen pemerintah menata ulang sektor kehutanan agar penegakan hukum berjalan seiring dengan pemulihan lingkungan dan kepastian usaha.
"Kami ingin memastikan bahwa kebijakan kehutanan ke depan berpihak pada keberlanjutan lingkungan, tanpa mengorbankan kepastian hukum dan iklim investasi," ujarnya.
Baca Juga: Bahas Pemulihan Bencana Sumatera, Titiek Soeharto: Banjir yang Terjadi Timbulkan Dampak Serius
Selain audit dan pencabutan izin, Kementerian Kehutanan telah memberlakukan moratorium penebangan dan pengangkutan kayu di wilayah terdampak banjir, untuk mencegah pencucian kayu dan memulihkan kepercayaan publik.
Dia menilai, bencana banjir di Sumatera menjadi alarm keras bahwa penataan izin dan pengawasan kawasan hutan tidak bisa lagi ditunda.
"Bencana ini mengingatkan kita bahwa tata kelola hutan harus diperbaiki secara serius. Audit dan penegakan hukum bukan sekadar respons sesaat, tetapi fondasi kebijakan kehutanan ke depan," pungkas Raja Juli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 630 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 7Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 850 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot






