Gibran Pastikan Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan yang Setara di Papua

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 Biak Numfor, untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan dengan baik serta benar-benar menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, Sekolah Rakyat memiliki peran strategis dalam membuka akses pendidikan yang setara, membangun karakter, serta menyiapkan generasi muda Papua agar memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk masa depan.
Dia menegaskan, penguatan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Untuk itu, peninjauan ini guna mendukung Program Sekolah Rakyat berjalan optimal.
Baca Juga: Prabowo ke Murid Sekolah Rakyat: Jangan Malu Kalau Orangtuamu Buruh Atau Pemulung, Hormati Mereka
"Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, negara harus hadir dan bertanggung jawab penuh dalam menjamin hak pendidikan setiap anak Indonesia," kata Gibran, Selasa (13/01/2026).
Dalam kunjungan tersebut, dia memastikan dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan Sekolah Rakyat. Mulai dari pemenuhan tenaga pendidik, perbaikan sarana dan prasarana, hingga penguatan kualitas pembelajaran, agar tidak ada anak yang tertinggal akibat keterbatasan ekonomi maupun kondisi wilayah.
Sekolah Rakyat Harapan bagi Keluarga Kurang Mampu
Sementara itu, Kepala Sekolah SRMA 41 Biak, Samuel Franklyn Yawan, menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat telah menjadi harapan besar bagi keluarga kurang mampu di Biak Numfor.
"Sekolah Rakyat ini, menurut saya, adalah jawaban Tuhan untuk keluarga kurang mampu. Selama ini orang tua menginginkan pendidikan seperti ini, dan baru di masa Bapak Presiden Prabowo program seperti ini bisa terwujud," ujar Samuel.
Baca Juga: Prabowo Targetkan Bangun 500 Sekolah Rakyat Sampai 2029, Bisa Didik 1.000 Siswa per Sekolah
Dampak kehadiran Sekolah Rakyat juga dirasakan langsung oleh para siswa. Salah satunya disampaikan Ricky Yansen K. Siri, siswa kelas X A SRMA 41 Biak. "Sebelumnya tidak ada biaya untuk masuk sekolah. Tapi sekarang sudah bisa, saya bangga sekali karena sekarang ada sekolah ini," ujarnya.
Sebagai informasi, SRMA 41 Biak Numfor merupakan bagian dari program Sekolah Rakyat Tahap I Rintisan yang mulai beroperasi sejak Agustus 2025.
Saat ini, sekolah tersebut menampung 97 siswa dari berbagai distrik di Kabupaten Biak Numfor dan didukung tenaga pendidik serta fasilitas pembelajaran dan asrama yang terus diperkuat secara bertahap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T






