Prabowo ke Murid Sekolah Rakyat: Jangan Malu Kalau Orangtuamu Buruh Atau Pemulung, Hormati Mereka

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, berpesan kepada anak-anak Sekolah Rakyat agar tidak pernah merasa rendah diri atau malu dengan latar belakang orang tua mereka.
Dia menegaskan, pekerjaan orang tua para murid, meski berasal dari kalangan buruh, petani miskin, hingga pemulung, merupakan pekerjaan yang mulia karena dilakukan dengan cara yang halal dan penuh kerja keras.
"Anak-anak Sekolah Rakyat, murid-murid, jangan kau kecil hati, jangan kau malu orangtuamu hanya buruh atau hanya petani miskin atau hanya pemulung, jangan kau malu. Mereka mulia, mereka kerja keras halal mereka bekerja dengan keringat untuk masa depanmu," Prabowo dalam peresmian 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Prabowo Target Bangun 500 Sekolah Rakyat di 2029, Bisa Tampung 1.000 Siswa per Sekolah
Dia juga meminta para murid untuk selalu menghormati orang tua, bahkan menyarankan agar anak-anak menunjukkan bakti secara langsung kepada mereka. "Jangan pernah kecil hati, hormati orangtuamu, kalau perlu kau pulang kau sungkem dan cuci kaki orangtuamu," lanjutnya.
Dia menekankan bahwa nilai kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh status sosial atau tingkat pendidikan, melainkan oleh kejujuran dan integritas. Dia membandingkan kerja keras rakyat kecil dengan perilaku elite terdidik yang terlibat korupsi.
"Jangan pernah kau malu, mereka lebih mulia dari orang-orang pinter tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa. Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringat, daripada ke mereka yang pinter-pinter tapi mencuri uang rakyat," tegasnya.
Baca Juga: Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Sulit Menahan Tangis Haru dan Bangga
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi orang tua bukanlah kesalahan mereka. Dia mengakui negara belum sepenuhnya mampu memberikan yang terbaik bagi seluruh rakyat, namun berkomitmen untuk terus berjuang.
"Jadi saya tidak mau anak-anak Sekolah Rakyat, jangan sekali-kali. Selalu hormati orang tuamu, kalau dia belum mampu, bukan salah orangtuamu. Memang, negara kita belum mampu memberi terbaik untuk semua rakyat, tapi kita akan berjuang keras, supaya semua kekayaan negara akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo.
Pesan tersebut disambut antusias oleh para murid Sekolah Rakyat yang hadir, dan menjadi penegasan komitmen pemerintah dalam membangun pendidikan sekaligus menanamkan nilai moral dan kebangsaan bagi generasi muda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen








