Indonesia Harus Tolak Tindakan Sepihak AS Atas Venezuela

AKURAT.CO Indonesia harus bersikap tegas menolak segala bentuk tindakan sepihak yang melanggar kedaulatan negara lain. Menyusul penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, oleh militer Amerika Serikat.
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, mengatakan, sikap Indonesia sudah jelas. Sebagaimana amanat konstitusi untuk mendukung kemerdekaan setiap bangsa dan menentang pelanggaran kedaulatan.
"Landasan sikap Indonesia sudah sangat jelas dan tegas, yaitu mendukung kemerdekaan setiap bangsa dan menolak pelanggaran kedaulatan. Sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi UUD 1945," katanya, kepada wartawan, Senin (5/1/2026).
Menurut TB Hasanuddin, Indonesia perlu mendorong penyelesaian persoalan tersebut melalui jalur hukum internasional.
Untuk itu, Indonesia melalui perwakilan tetapnya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diminta proaktif membawa isu ini ke mekanisme resmi.
Baca Juga: Abaikan Hukum Internasional, JDF Asia Pasifik Kecam Serangan Militer AS ke Venezuela
TB Hasanuddin menilai langkah sepihak yang dilakukan AS berpotensi mencederai tatanan hukum internasional dan membuka preseden buruk bagi hubungan antarnegara di masa depan.
"Indonesia harus ikut menjaga marwah PBB sebagai lembaga internasional yang mampu menyelesaikan konflik global secara beradab, adil dan berbasis hukum. Inilah perwujudan nyata dari politik luar negeri bebas aktif yang selama ini kita junjung," jelasnya.
Sebelumnya, AS melancarkan serangan ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolás Maduro dalam operasi berskala besar yang berlangsung cepat, Sabtu (3/1/2026) waktu setempat.
Presiden AS, Donald Trump, disebut memberi lampu hijau beberapa hari sebelumnya untuk penangkapan Maduro, yang kemudian dieksekusi oleh pasukan elite Delta Force.
Lokasi Maduro dilacak oleh Badan Intelijen Pusat AS (CIA) yang telah mendapat otorisasi dari Trump untuk melakukan operasi rahasia di Venezuela sejak beberapa bulan lalu.
Presiden Maduro ditangkap untuk kemudian dibawa ke AS guna menjalani proses hukum.
Baca Juga: Indonesia Harus Ambil Sikap Diplomatik Seimbang Terkait Konflik AS dan Venezuela
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








