KH Nurul Huda Djazuli: Saat Ini NU Turun Wibawa karena Tidak Ditangani Ulama

AKURAT.CO Sebuah potongan video beredar luas di media sosial menampilkan KH Nurul Huda Djazuli, Pengasuh Pondok Pesantren Ploso Kediri, saat menyampaikan pandangannya mengenai polemik yang tengah melanda PBNU.
Video tersebut diduga direkam pada Sabtu (6/12/2025) dalam forum kiai sepuh di Ndalem Kasepuhan Pesantren Tebuireng, Jombang.
Dalam penyampaiannya, KH Nurul Huda yang dikenal sebagai kiai sepuh NU menyatakan bahwa kewibawaan NU saat ini menurun karena tidak lagi sepenuhnya berada di bawah kendali para ulama. Ia menyerukan agar kepemimpinan PBNU dikembalikan kepada KH Said Aqil Siroj.
“Saya ingin NU tetap berada di tangan para Masyayikh. NU itu sebaiknya dikembalikan saja kepada Kiai Said Aqil Siroj,” ujarnya.
Baca Juga: KH Nurul Huda Djazuli Minta PBNU Dikembalikan ke KH Said Aqil Siroj: Beliau Memiliki Kapasitas
Menurut KH Nurul Huda, di bawah kepemimpinan KH Said Aqil, NU berada dalam kondisi yang stabil dan solid.
“Di tangan Kiai Said, NU dalam keadaan segar, baik, dan kompak,” katanya.
Ia menyoroti bahwa dinamika internal PBNU belakangan ini menunjukkan turunnya wibawa organisasi. Hal itu, menurutnya, terjadi karena banyak urusan strategis NU tidak lagi dikelola langsung oleh para kiai yang memiliki kapasitas keilmuan dan kedalaman spiritual.
Ia menyebut kondisi tersebut menyebabkan munculnya berbagai situasi yang semakin kompleks.
“Sekarang ini yang menangani bukan dari kalangan masyayikh. Ini susahnya kita,” ucapnya.
KH Nurul Huda juga mengingatkan kembali pesan para ulama sepuh bahwa NU adalah amanah yang hanya bisa dijaga oleh mereka yang memiliki ilmu mendalam, keikhlasan, dan integritas spiritual. Ia mengutip nasihat seorang kiai sepuh bahwa NU adalah “satu-satunya warisan yang dititipkan kepada kita.”
Ia menegaskan bahwa memimpin organisasi sebesar PBNU tidak cukup hanya dengan kemampuan administratif atau retorika publik. Yang dibutuhkan adalah ketulusan berjuang, komitmen, dan keluasan ilmu.
“Untuk mengatur, mengelola, menceritakan mungkin banyak yang bisa. Tapi untuk tulus dan ikhlas berjuang, itu tidak semua orang mampu,” ujarnya.
Baca Juga: Gus Yahya Sebut Rapat Pleno Syuriyah PBNU sebagai Manuver Berkepentingan
Mengakhiri pernyataannya, KH Nurul Huda kembali menegaskan bahwa figur yang paling tepat untuk memulihkan kondisi NU saat ini adalah KH Said Aqil Siroj.
“Beliau itu orang yang mampu menguasai masalah sebesar apa pun. InsyaAllah beliau mampu menata ini,” katanya.
Pernyataannya muncul di tengah meningkatnya tensi internal PBNU, termasuk perbedaan tajam antara Syuriyah dan Tanfidziyah terkait arah kepemimpinan. Hingga kini, belum ada respons resmi dari KH Said Aqil Siroj terkait seruan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








