RI Mau Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Dino Patti Djalal: Jangan Sampai TNI Bentrok dengan Hamas

AKURAT.CO Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, mengingatkan sejumlah hal penting kepada pemerintah terkait dengan rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina.
Dia meminta agar pemerintah lebih teliti dan cermat dalam melihat tugas-tugas yang akan diemban pasukan Indonesia di Gaza. Jangan sampai pasukan Indonesia ditugaskan untuk melucuti senjata pasukan Hamas.
"Kalau Indonesia kelak kirim pasukan penjaga perdamaian di Gaza, yang harus dipastikan: jangan sampai TNI diberi tugas untuk melucuti senjata Hamas," ucap Dino melalui X pribadinya @dinopattidjalal, Sabtu (22/11/2025).
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Dikecam karena Jumpa Donald Trump di Gedung Putih, Diingatkan Isu Gaza
Menurutnya, pemerintah harus bisa mencegah upaya pembenturan antara pasukan perdamaian Indonesia dengan kelompok Hamas, sebagai gerakan militan dan partai politik Islam Palestina yang telah menguasai Gaza lebih dari satu dekade.
“Kita harus cegah skenario di mana TNI bisa bentrok fisik dengan Hamas di Gaza, karena ini akan coreng citra TNI di dalam dan luar negeri,” ucapnya.
Dino menegaskan bahwa jaminan ini harus jelas dan tertuang dalam pernyataan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), terkait dengan misi yang akan ditugaskan untuk pasukan perdamaian Indonesia di Gaza.
"Jaminan ini harus jelas tercermin dalam mission statement dari PBB yg nantinya akan diberikan kepada Peacekeepers Indonesia," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto pernah menyatakan bahwa Indonesia siap mengirim 20.000 pasukan perdamaian ke Gaza, Ukraina, Sudan, dan Libya jika dibutuhkan. Dia mengatakan, Indonesia adalah salah satu negara yang berkontribusi paling besar untuk Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
Baca Juga: Menlu Sugiono Desak Kejelasan Mandat PBB untuk Misi Perdamaian di Gaza
"Jika dan ketika Dewan Keamanan dan sidang ini memutuskan, Indonesia siap mengirim 20.000 atau lebih putra-putri kami untuk membantu mengamankan perdamaian di Gaza, Ukraina, Sudan, Libya. Di mana pun perdamaian perlu dijaga," kata Prabowo dalam pidatonya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025).
Tak hanya itu, pemerintah Indonesia juga siap berkontribusi secara finansial mendukung misi besar PBB untuk mencapai perdamaian. Prabowo sepakat PBB sangat dibutuhkan dunia, sehingga Indonesia akan terus mendukung.
"Kita memerlukan PBB, dan Indonesia akan terus mendukungnya. Walau kita masih berjuang, kita tahu dunia memerlukan PBB yang kuat," ungkap Prabowo saat itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen








