Dari Anak Nelayan hingga Ahli Gizi MBG: Kisah Inspiratif Alya Zura

AKURAT.CO Di balik suksesnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), tersimpan kisah inspiratif dari para tenaga muda yang bekerja sepenuh hati agar setiap anak Indonesia bisa menikmati makanan sehat.
Salah satunya adalah Alya Zura (21 tahun), ahli gizi asal Medan yang kini bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Lahir dari keluarga sederhana, putri seorang nelayan ini tak pernah menyangka bisa ikut berkontribusi langsung dalam program nasional sebesar MBG.
Berawal dari pencarian lowongan di media sosial, Alya memberanikan diri melamar, menjalani wawancara daring, hingga akhirnya diterima sebagai bagian dari tim gizi.
Sebagai ahli gizi, tanggung jawab Alya tidak berhenti pada penyusunan menu.
Ia juga terjun langsung ke dapur: mulai dari menerima bahan makanan, melakukan uji organoleptik, hingga memastikan setiap hidangan memenuhi standar gizi—mulai dari protein hewani, nabati, serat, hingga buah.
Selain itu, ia ikut terlibat dalam program 3B (Busui, Bumil, Balita) yang menjangkau Posyandu, memastikan ribuan porsi makanan yang diproduksi setiap hari benar-benar aman dan bergizi.
“Standar dapur itu ketat. Saat pemasakan harus pakai APD lengkap—masker, sarung tangan, dan cuci tangan sebelum mulai memasak,” ujarnya.
Meski setiap hari menyiapkan 3.000–4.000 porsi bukan pekerjaan ringan, Alya mengaku selalu menemukan motivasi baru.
Baca Juga: Ramalan Keuangan Zodiak Terbaru 4 Oktober 2025: Libra, Leo, Taurus, dan Virgo
Salah satunya ketika menerima surat atau puisi dari siswa yang mengucapkan terima kasih.
“Kadang ada yang request menu, kadang juga kasih ucapan. Kalau baca surat itu, capeknya langsung hilang,” ungkapnya dengan senyum.
Sebagai lulusan baru, Alya bersyukur program MBG tidak hanya memberinya kesempatan bekerja, tetapi juga ruang untuk mengabdi.
“Semoga program ini berlanjut panjang, karena sangat membantu mengurangi pengangguran. Saya pribadi merasa terbantu sekali,” tuturnya.
Di akhir perbincangan, Alya menyampaikan apresiasi khusus kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
“Doanya semoga Bapak Presiden sehat selalu. Terima kasih karena dengan program ini, profesi ahli gizi lebih dikenal dan dihargai. Apalagi bagi kami fresh graduate, program ini membuka kesempatan kerja yang nyata. Sangat bermanfaat sekali,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









