Peran-peran KPAI dalam Melindungi Anak Indonesia

AKURAT.CO Anak adalah generasi penerus bangsa yang berhak mendapatkan perlindungan dan pemenuhan hak secara utuh. Mulai dari kekerasan, eksploitasi, hingga pengabaian.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menjadi garda terdepan dalam menjaga kesejahteraan anak. Lembaga ini memiliki peran sebagai pengawas hingga penggerak kebijakan agar setiap anak di tanah air dapat tumbuh dan berkembang dengan layak.
Peran KPAI dalam melindungi anak Indonesia yang sangat penting adalah memastikan aturan perlindungan anak berjalan sebagaimana mestinya.
Baca Juga: Lindungi Anak, Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Kompak Geruduk KPAI
Dikutip dari laman resmi KPAI, lembaga ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan fokus pada peningkatan efektivitas pengawasan serta advokasi kebijakan publik. Hal itu menegaskan komitmen KPAI dalam memperjuangkan hak anak di berbagai sektor kehidupan.
Lembaga ini terdiri atas komisioner yang bekerja secara independen dan profesional.
KPAI beroperasi secara nasional melakukan koordinasi dengan kementerian, pemerintah daerah, hingga lembaga masyarakat. Tujuannya agar setiap laporan dan aduan tentang pelanggaran hak anak bisa ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
Dari catatan tahun 2024, survei menunjukkan masih banyak anak di Indonesia mengalami kekerasan, sehingga keberadaan KPAI semakin relevan untuk menjembatani persoalan tersebut.
Baca Juga: KPAI Terima Aduan Terkait Dugaan Perundungan dan Diskriminasi Siswa di Jakarta Islamic School
Tugas dan fungsi KPAI
1. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak anak.
2. Memberikan masukan dalam perumusan kebijakan penyelenggaraan perlindungan anak.
3. Mengumpulkan data dan informasi terkait perlindungan anak.
4. Menerima dan menelaah pengaduan masyarakat mengenai pelanggaran hak anak.
5. Melakukan mediasi atas sengketa yang menyangkut hak anak.
6. Menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga masyarakat dan institusi negara.
7. Melaporkan kepada pihak berwajib bila ada dugaan pelanggaran hukum terkait perlindungan anak.
Berbagai langkah tersebut dijalankan melalui pengawasan media, pemantauan langsung, hingga penyelenggaraan kegiatan nasional seperti Rakornas.
KPAI juga gencar mendorong satuan pendidikan anti-kekerasan serta berkolaborasi dengan organisasi lintas sektor untuk memperkuat perlindungan anak di tingkat lokal maupun nasional. Upaya ini menjadi jembatan menuju terciptanya lingkungan yang lebih aman bagi tumbuh kembang generasi muda.
Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







