Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Rantis, Kapolri: Maaf...
Eko Krisyanto | 30 Agustus 2025, 13:36 WIB

AKURAT.CO Seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam. Insiden tragis ini terjadi di tengah upaya aparat kepolisian membubarkan massa demonstran.
Melansir dari Kaw Justice.co Ketua PBHI Jakarta, Muhamad Ridwan Ristomoyo, mengecam keras tindakan represif aparat kepolisian dalam mengamankan aksi tersebut. Ia menegaskan bahwa Kapolri harus bertanggung jawab penuh atas jatuhnya korban jiwa dan luka berat dalam peristiwa itu.
“Ini adalah bentuk pelanggaran HAM yang sangat serius dan tidak bisa ditolerir. Kapolri tidak bisa lepas tangan, karena ini menyangkut tanggung jawab komando,” jelas Ridwan dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025).
PBHI Jakarta mendesak agar Kapolri segera mengusut tuntas kasus ini secara transparan, memproses hukum para pelaku di lapangan, serta bertanggung jawab kepada publik.
Menanggapi peristiwa tersebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. "Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya," ujar Sigit.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, korban yang saat itu mengenakan jaket Gojek terlihat berada di tengah kerumunan massa.
Sebuah rantis yang melaju kencang untuk menghalau demonstran menabrak korban, yang seketika terjatuh dan masuk ke kolong mobil.
Meskipun warga berusaha menghentikan laju kendaraan, rantis tersebut terus melaju dan kembali melindas korban dengan ban belakangnya.
Korban dipastikan meninggal di tempat kejadian. Jasadnya kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Pelni Petamburan.
Selain korban jiwa, dilaporkan ada lima orang lainnya yang mengalami luka-luka dalam bentrokan tersebut.
Kapolri menyatakan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang mencari keberadaan korban dan telah memerintahkan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. "Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban dan seluruh keluarga serta juga seluruh keluarga besar ojol," ungkapnya.
Sementara itu, situasi di Jakarta dilaporkan semakin tegang dengan adanya pergerakan personel Brimob dari Kelapa Dua, Depok, menuju kawasan Kwitang, Jakarta.
Baca Juga: Terungkap, Ini Identitas Pengemudi Rantis Brimob yang Melindas Ojol Affan Kurniawan hingga Tewas
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintasi area yang berpotensi terjadi bentrokan, seperti Slipi, Palmerah, dan kawasan sekitar Senayan.
Bayu Aji Pamungkas (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T







