Akurat

Wapres Gibran: Pembangunan Nasional Tidak Lagi Terpusat di Jawa

Ahada Ramadhana | 24 Agustus 2025, 11:55 WIB
Wapres Gibran: Pembangunan Nasional Tidak Lagi Terpusat di Jawa

AKURAT.CO Pemerintah kembali menekankan bahwa pembangunan nasional tidak hanya terpusat di Pulau Jawa saja.

Menurut Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, Presiden Prabowo Subianto berkomitmen agar pembangunan nasional dapat dilaksanakan secara merata. Tidak hanya terpusat di satu daerah.

"Tidak lagi Jawa sentris. Jadi, daerah-daerah lain nanti akan dibangun juga, sesuai kekuatan fiskal," katanya saat menghadiri HUT ke-45 Pangalangok Jilah sekaligus peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Toho, Mempawah, Kalimantan Barat.

Baca Juga: Tinjau Lokasi Gempa Poso, Gibran Minta Kepala Desa Prioritaskan Penanganan Kelompok Rentan

Wapres Gibran mencontohkan, salah satu permulaan pembangunan nasional adalah IKN Nusantara.

"Itulah kenapa ada IKN. Saya yakin bapak, ibu semuanya mendukung pembangunan IKN," katanya.

"Jangan sampai bapak, ibu termakan oleh hoaks, katanya IKN mangkrak, katanya IKN tidak dilanjutkan. Saya yakinkan sekali lagi, yang namanya IKN pasti akan dilanjutkan dan diselesaikan pembangunannya," jelasnya menambahkan.

Baca Juga: Gibran Soal OTT Wamenaker Noel: Kita Hormati Proses Hukum yang Berjalan

Wapres Gibran menjelaskan bahwa proyek IKN bukan hanya membangun istana negara tetapi juga menjadi simbol pemerataan pembangunan bagi seluruh Indonesia.

Selain itu, lanjutnya, sejumlah program pendidikan juga tengah digalakkan pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda.

"Sekolah Rakyat itu boarding school. Anaknya nanti menginap di sekolah, makan tiga kali sehari plus snack, semua seragam, sepatu, tas, alat sekolah disediakan. Dan ini nanti akan sangat bermanfaat sekali untuk warga, terutama di area-area yang terluar dan terpencil," jelasnya.

Baca Juga: Wapres Gibran dan Istri Kenakan Baju Adat dalam Upacara Peringatan HUT RI, Ini Filosofinya

Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menyambut baik kehadiran Wapres Gibran dan menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam menjalankan program prioritas, termasuk MBG.

"Hadir beliau ke sini adalah yang pertama undangan dari Bapak Panglima Jilah, yang kedua memang program-program beliau untuk hadir dalam rangka yang pertama kegiatan MBG dan juga Sekolah Rakyat dan juga ketahanan pangan yang ada di Kalimantan Barat. Untuk itu, saya menyerukan kepada masyarakat, mari kita dukung program pemerintah pusat yang ada di daerah. Dan bersatu kita untuk membangun Kalimantan Barat dan Kabupaten Mempawah," jelasnya.

Dari sisi tokoh adat, Pangalangok Jilah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wapres Gibran sekaligus menitipkan harapan agar pembangunan di pedalaman Kalimantan terus diperhatikan.

Baca Juga: Pastikan Hubungannya dengan Wapres Gibran Sangat Baik, Menko AHY: Tidak Ada Masalah

"Kami bersyukur mempunyai Wakil Presiden yang mau mengunjungi kami masyarakat di pedalaman Kalimantan ini. Besar harapan kami bapak bisa membangun daerah kami, terutama di sini kami tidak mempunyai rumah adat. Mohon diperhatikan karena selama ini kami tidak mempunyai rumah adat," ungkapnya.

Pangalangok Jilah, atau yang akrab disebut Panglima Jilah, merupakan pemimpin tertinggi Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) dari Suku Dayak Kanayatn.

Tokoh asal Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, ini dikenal luas karena kepeduliannya terhadap pelestarian adat, budaya serta isu-isu yang dihadapi masyarakat Kalimantan.

Baca Juga: Gibran-Dasco Makan Siang Bareng, Tumis Daun Pepaya di Meja

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK