Uji Kelayakan Calon Hakim Agung Digelar 9 September, Ini Daftar Namanya

AKURAT.CO Komisi III DPR RI memastikan akan memulai proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon hakim agung pada 9 September 2025 mendatang.
"Komisi III tetap akan melanjutkan proses fit and proper test calon hakim agung yang sudah disampaikan oleh Komisi Yudisial melalui surat tertanggal 11 Agustus 2025 lalu," kata Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, Selasa (19/8/2025).
Habiburokhman mengatakan, saat ini Komisi III DPR RI juga menunggu hasil kerja panitia seleksi Komisi Yudisial (KY) yang masih berlangsung.
Baca Juga: Komisi III DPR Lanjutkan Pembahasan KUHAP hingga Uji Kelayakan Calon Hakim Agung
Sebelumnya, KY telah menetapkan secara resmi 13 orang calon hakim agung dan 3 orang calon hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM) di Mahkamah Agung (MA) untuk diusulkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk mendapatkan persetujuan.
Berdasarkan situs resmi KY, penetapan kelulusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Pleno KY, Sabtu (9/8/2025) di Gedung Komisi Yudisial, Jakarta Pusat.
"Kebetulan pada seleksi ini kita tidak dapat memenuhi permintaan Mahkamah Agung yang meminta 17 calon hakim agung dan 3 orang calon hakim ad hoc HAM di MA. KY hanya bisa memberikan 13 orang calon hakim agung dan 3 orang calon hakim ad hoc HAM di MA," jelas Anggota KY dan Juru Bicara KY, Mukti FaJar Nur Dewata, Senin (11/88/2025).
"Untuk media, proses ini bisa dipantau atau ditanyakan ke DPR, karena sudah menjadi kewenangan DPR. Atas nama lembaga KY, saya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan teman media," pungkas Mukti menutup konferensi pers.
Berikut 13 nama calon hakim agung berdasarkan kamar bidangnya:
Baca Juga: Laporkan Tiga Hakim ke KY, Tom Lembong Harus Sertakan Bukti yang Kuat
1. Kamar Pidana
- Alimin Ribut Sujono (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Banjarmasin)
- Annas Mustaqim (Hakim Tinggi Pengawasan Mahkamah Agung)
- Julius Panjaitan (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Bengkulu)
- Suradi (Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung)
2. Kamar Perdata
- Ennid Hasanuddin (Hakim Tinggi Mahkamah Agung)
- Heru Pramono (Hakim Tinggi Mahkamah Agung)
3. Kamar Agama
- Lailatul Arofah (Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung)
- Muhayah (Wakil Ketua Pengadilan Agama Samarinda)
4. Kamar Militer
- Agustinus Purnomo Hadi (Hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi Mahkamah Agung)
5. Kamar Tata Usaha Negara
-Hari Sugiharto (Hakim Tinggi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan TUN)
6. Kamar Tata Usaha Negara, khusus Pajak
- Budi Nugroho (Hakim Pengadilan Pajak)
- Diana Malemita Ginting (Auditor Utama Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan)
- Triyono Martanto (Hakim Pengadilan Pajak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







