Anggaran MBG Capai Rp335 Triliun, Pentingnya Pengawasan Ketat Penegak Hukum dan Pemda

AKURAT.CO Indonesia Political Review (IPR) menekankan pentingnya pengawasan ketat, terhadap implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menilai meski program ini menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto, keberhasilannya akan sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor.
"Terkhusus untuk program MBG, ini memang program prioritas Presiden yang harus disukseskan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan stakeholder terkait. Untuk itu kerja sama dan kolaborasi semua pihak sangat diharapkan, terutama peran penegak hukum dalam mengawasi jalannya program ini," ujar Iwan dalam keterangannya, Senin (18/8/2025).
Menurutnya, pengawasan hukum sangat penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan anggaran yang sudah sedemikian rupa disusun pemerintah.
Baca Juga: Penerima MBG Tembus 20 Juta Jiwa, Fraksi PKB MPR Optimistis Target Akhir Tahun Tercapai
"Selain BGN mengontrol program secara keseluruhan, penegak hukum juga harus proaktif untuk mengantisipasi potensi penyelewengan dan korupsi sehingga berimbas pada gagalnya program ini," tegasnya.
Iwan juga menyoroti peran vital Kementerian Dalam Negeri, dalam memastikan sinkronisasi dengan pemerintah daerah di seluruh target lokasi. Kemendagri harus memastikan program ini dapat berjalan sesuai rencana.
"Peran tersebut meliputi fasilitasi koordinasi lintas wilayah, penguatan kapasitas pemda, serta integrasi program MBG dengan agenda pembangunan daerah, sehingga implementasi berjalan efektif dan berkelanjutan di tingkat regional," jelasnya.
Dengan anggaran mencapai Rp335 triliun dan menyasar 82,9 juta penerima manfaat, Iwan menegaskan MBG harus dijalankan dengan penuh akuntabilitas.
"Keberhasilan program ini akan menjadi salah satu fondasi penting bagi pencapaian visi Indonesia Emas 2045," tandas Iwan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








