Arsul Sani Kenang Sosok Suryadharma Ali: Penuh Prasangka Baik dan Suka Membantu

AKURAT.CO Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Arsul Sani, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Suryadharma Ali, Menteri Agama RI periode 2009–2014 dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada masanya.
Dia mengenang almarhum sebagai sosok yang dikenal baik hati, penuh prasangka baik terhadap orang lain, dan suka memberi kepercayaan kepada banyak pihak.
"Pak SDA orang baik, selalu berprasangka baik (khusnudzon) dan mudah percaya sama orang," kata Arsul dalam keterangannya, Kamis (31/7/2025).
Baca Juga: Suryadharma Ali Tutup Usia
Namun menurutnya, sikap khusnuzon dan kepercayaan yang besar kepada orang lain itulah yang pada akhirnya juga membawa musibah hukum bagi Suryadharma Ali.
"Meski kemudian ada saja yang memanfaatkan sifat khusnudzonnya dan mudah percayanya itu sehingga membawa musibah hukum bagi beliau," kenangnya.
Arsul yang pernah menjadi kader PPP dan dikenal dekat dengan SDA, juga mengenang bagaimana almarhum begitu terbuka kepada kader muda dan baru. Ketika dia bergabung ke PPP atas ajakan Lukman Hakim Saifuddin dan Soleh Amin, dia langsung dipercaya menempati posisi penting.
"Ketika saya bersedia diajak Pak Lukman Hakim Saifuddin dan Pak Soleh Amin, SH masuk PPP, beliau menempatkan saya sebagai Ketua LBH DPP PPP meski baru saling kenal," ucap Arsul.
Baca Juga: Nasaruddin Umar Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Mantan Menag Suryadharma Ali
Selama menjadi pengurus PPP, dia merasa diskusi dengan Suryadharma Ali selalu terasa setara, bahkan dalam membahas isu-isu hukum strategis.
"Setiap diskusi isu hukum dengan beliau, maka itu sebagai obrolan antar teman, tidak model percakapan pimpinan dan anak buah," imbuhnya.
Suryadharma Ali wafat dalam usia 68 tahun. Dia dikenal sebagai tokoh politik Islam dan pernah menjabat sebagai Menteri Agama selama dua periode pemerintahan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Di bawah kepemimpinannya, Kementerian Agama mendorong sejumlah kebijakan penting, termasuk upaya digitalisasi layanan ibadah haji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







