Rano Karno Geram Ada Pungli PPSU: Tidak Bisa Diterima, Harus Diberantas

AKURAT.CO Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengaku geram mengetahui adanya praktik pungutan liar (pungli) dalam perekrutan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Jakarta.
"Bukan dugaan, sudah dari awal kita sudah ngomong (ada pungli dalam perekrutan PPSU)," kata Rano di Balai Kota Jakarta, Kamis (17/7/2025).
Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, praktik tersebut tidak bisa ditoleransi dan harus diberantas tuntas. Dia mengakui, persoalan ini bukan hal baru, bahkan sudah menjadi perhatian sejak masa kampanye Pilkada Jakarta 2024 lalu.
Baca Juga: Ngutang ke Petugas PPSU hingga Rp17 Juta, Lurah Malaka Sari Jaktim Dicopot
"Ya enggak bisa ditutupi, ada. Dan kita sudah ngomong itu harus diberantas," katanya.
Dia membeberkan, ada pelamar PPSU yang dipaksa membayar hingga puluhan juta rupiah demi bisa diterima bekerja. "Bayangin, PPSU bayar puluhan juta. Itu enggak bisa diterima, jadi langsung ditindak saja," ucapnya.
Dia pun berjanji akan mengerahkan seluruh jajaran Pemprov Jakarta, untuk mencari dan menindak oknum-oknum yang terlibat dalam aksi tidak terpuji itu.
Sebelumnya, Anggota DPRD Provinsi Jakarta Fraksi Gerindra, Ali Hakim Lubis, juga menerima laporan dari warga terkait dugaan pungli dalam rekrutmen PPSU dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Informasi itu diterimanya saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur.
"Pada saat perekrutan PJLP atau PPSU kemarin, saya dapat informasi oknum-oknum di bawah melakukan pungli," ungkap Ali dalam rapat paripurna di gedung DPRD Jakarta.
Baca Juga: Lowongan PPSU Jakarta Diserbu Ribuan Pelamar, Gubernur Pastikan Seleksi Transparan
Dia menyebut praktik tersebut sebagai perbuatan zalim yang menindas masyarakat miskin yang sedang mencari pekerjaan. "Sudah masuk kerja susah, mau masuk kerja diperas dengan modus pungli," tandasnya.
Dia pun mendesak Pemprov Jakarta, termasuk Inspektorat untuk turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak, dan membongkar jaringan pungli yang merugikan rakyat.
"Tolong Pak Wagub, beserta jajaran Pemprov, melalui Inspektorat, sidak ke lapangan, cek oknum-oknum ini. Karena ini merugikan masyarakat Jakarta," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 630 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 7Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 850 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot







