Badan Gizi Nasional Harus Terapkan SOP di Semua Lini Wujudkan Zero Accident Program MBG

AKURAT.CO Badan Gizi Nasional mencanangkan zero accident dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati, optimistis bahwa hal tersebut bakal tercapai di program MBG dengan penguatan sistematik yang terukur, melalui penerapan prosedur operasional standar (SOP) di semua lini.
"Saya menilai langkah BGN sangat strategis. Namun, keberhasilan zero accident dalam program MBG memerlukan SOP yang tidak hanya lengkap tetapi juga harus diterapkan konsisten, dipahami semua pelaksana di lapangan dan dievaluasi secara rutin," jelasnya, kepada wartawan, Kamis (8/5/2025).
Menurut Kurniasih, pembinaan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan juga menjadi kunci.
Baca Juga: Tinjau MBG di SDN Jati 03, Bill Gates Apresiasi Program Unggulan Prabowo
Dia mendorong adanya program sertifikasi bagi pelaksana serta peningkatan kompetensi berkala untuk semua pihak yang terlibat dalam produksi dan distribusi makanan.
"SDM harus terus dibekali ilmu terbaru terkait keamanan pangan. Pembinaan tidak bisa sekali selesai. Harus menjadi bagian integral dari operasional MBG," ujarnya.
Kurniasih mengingatkan pentingnya pengawasan berbasis komunitas.
Dengan melibatkan sekolah, orang tua dan masyarakat penerima manfaat sebagai bagian dari sistem kontrol dapat memperkuat ketahanan program.
Baca Juga: Program MBG Berjalan Berkat Mitra, BGN Belum Bangun Infrastruktur Sendiri
"Pengawasan tak bisa hanya top down. Kita butuh partisipasi aktif masyarakat untuk memastikan kualitas terjaga dari hulu hingga hilir," ucapnya.
Kurniasih mendorong BGN untuk dapat membangun sistem evaluasi berbasis data yang transparan, agar setiap permasalahan dapat terpantau dan terlacak untuk perbaikan ke depannya.
Komisi IX DPR mendukung segala upaya peningkatan mutu dalam program MBG.
Demi memastikan hak masyarakat untuk mendapatkan makanan bergizi yang tidak hanya sehat tetapi juga aman secara mutlak.
Baca Juga: Semangat Petugas Dapur MBG Makin Berkobar Usai Digembleng Prabowo
"Kita tidak boleh reaktif. Setiap laporan insiden harus menjadi bahan kajian mendalam. Dengan pendekatan ini, zero accident bukan sekadar slogan, tetapi tercapai secara nyata dan berkelanjutan," kata Kurniasih.
Sebelumnya, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan bahwa pihaknya menargetkan bebas kasus atau zero accident dalam pelaksanaan program MBG.
Hal tersebut disampaikan Dadan usai Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada jajaran kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Selasa (3/5/2025).
Program MBG belakangan menjadi sorotan, menyusul banyaknya kasus keracunan dari makanan yang diberikan.
Baca Juga: Baru Capai 3,5 Juta Penerima, BGN Targetkan Program MBG Menjangkau 6 Juta Orang Akhir Mei
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







