Kemendagri Dorong Jakarta Tingkatkan Kinerja Menuju Kota Global

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meningkatkan kinerjanya dalam rangka memperkuat posisi sebagai kota global.
Hal ini disampaikannya merespons capaian Indeks Kota Global yang menempatkan Jakarta masih tertinggal dibanding sejumlah kota besar lain di kawasan Asia Tenggara.
“Tentunya ini merupakan tantangan yang harus dapat diatasi,” ujar Tomsi dalam keterangannya, Kamis (24/4/2025).
Pernyataan itu disampaikan Tomsi saat memberikan arahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 Provinsi DKI Jakarta, yang berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta.
Tomsi berharap, forum Musrenbang ini dapat menjadi sarana menjaring aspirasi dan masukan strategis, terutama dalam menyusun program prioritas pembangunan Jakarta ke depan.
Salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah peningkatan capaian dalam Indeks Kota Global.
Baca Juga: Prabowo Jangan Terjebak Opini Gerakan Pecah Belah, Fokus Perkuat Ekonomi Indonesia
Menurutnya, Pemprov DKI perlu menyiapkan strategi komprehensif untuk memperbaiki peringkat sebagai kota global, seperti memperkuat konektivitas ekonomi global, meningkatkan kualitas hunian kota, serta membangun sistem transportasi dan infrastruktur yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Termasuk memaksimalkan upaya mitigasi bencana, menjaga kualitas lingkungan—seperti udara dan hutan kota—dan memperkuat sistem pengendalian banjir serta respons cepat masyarakat terhadap kondisi darurat,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya penyusunan RPJMD dan RKPD secara matang karena keduanya merupakan dokumen strategis dalam mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Tanpa perencanaan yang solid, program pembangunan daerah rawan kehilangan arah bahkan bisa terjadi tumpang tindih antarprogram.
“Dokumen perencanaan ini juga menjadi dasar dalam mengukur kinerja pembangunan secara akurat,” tambah Tomsi.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi antara perencanaan daerah dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) agar pembangunan Jakarta selaras dengan arah pembangunan nasional.
Baca Juga: Zakat Jadi Instrumen Negara untuk Tingkatkan Harkat Martabat Umat
Lebih lanjut, Tomsi mendorong Pemprov DKI untuk mengelola belanja daerah secara efisien dan berorientasi pada hasil.
“Setiap rupiah yang dibelanjakan harus menghasilkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Tomsi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor serta mendorong inovasi dalam menjalankan program inti pembangunan.
Tujuannya, mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang kompetitif di kawasan aglomerasi dan tingkat dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







