Akurat

Zakat Jadi Instrumen Negara untuk Tingkatkan Harkat Martabat Umat

Ahada Ramadhana | 24 April 2025, 22:40 WIB
Zakat Jadi Instrumen Negara untuk Tingkatkan Harkat Martabat Umat

AKURAT.CO Kementerian Agama (Kemenag) menekankan, pentingnya membangun kolaborasi multisektor dalam penguatan ekosistem zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) di Indonesia.

"Kami di Kemenag mendukung penuh sertifikasi amil dan adopsi mustahik agar kelak menjadi muzaki. Zakat adalah instrumen negara yang bisa meningkatkan harkat martabat umat," kata Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono, Kamis (24/4/2025).

Ketua Umum Forum Zakat (FOZ), Wildhan Dewayana, menekankan pentingnya menggeser fokus dari sekadar aktivitas penghimpunan zakat, menuju upaya menciptakan dampak yang terukur dan transformatif.

Baca Juga: Kemenag Sertifikasi 270 Amil untuk Optimalkan Pengumpulan Zakat

"Zakat harus menjadi energi perubahan sosial. Kita tidak cukup hanya bekerja, tapi harus berdampak. Untuk itu, kolaborasi menjadi kunci utama," ujarnya.

Sejak Juni 2024, kepengurusan FOZ periode 2024–2027 telah menggulirkan sejumlah program berdampak. Seperti, beasiswa sertifikasi amil, kolaborasi ketenagakerjaan, proteksi mustahik lewat Aman Berdaya, serta kolaborasi kemanusiaan untuk Palestina bersama Kementerian Perhubungan.

FOZ juga telah menjangkau 53 titik dalam program penanggulangan kemiskinan ekstrem bersama Kemenko PMK.

Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Noor Achmad, menyatakan bahwa peran strategis zakat sebagai ibadah sosial yang mampu menyucikan muzakki dan menyelamatkan mustahik.

"Zakat adalah kebaikan yang harus dikerjakan bersama, oleh negara dan masyarakat," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.