Ratusan Ribu Pemudik Tinggalkan Bali, Antrean Panjang di Pelabuhan Ketapang

AKURAT.CO Sebanyak 371.732 penumpang kapal telah meninggalkan Pulau Bali dan menyeberang ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, selama periode 20-26 Maret 2025. Jumlah tersebut diperkirakan mencapai 67 persen dari total pemudik yang berencana meninggalkan Bali untuk pulang ke kampung halaman.
General Manager ASDP Ketapang-Gilimanuk, Yani Andriyanto, mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang dihimpun, hampir dua pertiga dari total pemudik telah menyeberang menuju Pulau Jawa.
"Secara kumulatif, kami memperkirakan hampir dua pertiga pemudik sudah menyeberang dari Bali menuju Jawa. Masih ada waktu dua hari sebelum pelabuhan ditutup saat Nyepi," ujarnya pada Rabu (27/3/2025).
Peningkatan Pemudik Sejak H-13, Antrean Masih Terjadi
Lonjakan jumlah pemudik telah terlihat sejak H-13 sebelum Lebaran, yang menurut Yani berdampak positif dalam mengurangi kepadatan ekstrem di pelabuhan. Namun, meski arus mudik lebih terdistribusi, antrean panjang masih tidak terhindarkan, terutama pada jam-jam sibuk.
"Beberapa pemudik melaporkan bahwa mereka harus menunggu berjam-jam sebelum akhirnya dapat menyeberang dari Bali ke Jawa," tambahnya.
Baca Juga: Mau Nikah? Kamu Bisa Jelajahi Kemewahan Tersembunyi di O'laya Magnificus Bali
Dua hari menjelang Lebaran, ASDP memperkirakan arus pemudik akan terus meningkat. Namun, setelah pelabuhan kembali dibuka pada 30 Maret 2025, lonjakan penumpang diperkirakan mulai menurun.
"Jika melihat pola keberangkatan dari H-13, sebagian besar pemudik sudah lebih dulu menyeberang. Kecuali ada faktor lain yang menyebabkan anomali, kemungkinan pada 30 Maret nanti jumlah pemudik yang tersisa lebih sedikit, terutama mereka yang hanya menuju Banyuwangi dan sekitarnya," jelas Yani.
Kenaikan Jumlah Kendaraan Capai 56 Persen
Selain lonjakan jumlah penumpang, ASDP juga mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa.
Tercatat 62.290 unit kendaraan roda dua dan 28.974 mobil pribadi telah melintasi Selat Bali selama periode yang sama.
"Secara keseluruhan, kenaikan untuk semua jenis kendaraan mencapai 56 persen dibandingkan hari-hari biasa," ungkap Yani.
Dengan sisa waktu dua hari sebelum pelabuhan ditutup sementara untuk perayaan Nyepi, pemudik yang belum menyeberang diimbau untuk menyesuaikan waktu keberangkatan guna menghindari antrean panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








