Gibran Minta Kadin Dorong Ekonomi Lewat Hilirisasi Industri

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan bahwa Kamar Dagang dan Industri (Kadin) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga iklim investasi nasional.
Karenanya, dia meminta kepada para pengusaha untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dengan mengedepankan sektor-sektor utama.
"Saya mohon Bapak-Ibu untuk terus fokus pada industri-industri yang padat karya dan berorientasi pada ekspor. Lalu, saya juga pesan, Bapak-Ibu untuk selalu memberdayakan petani, nelayan, dan juga UMKM," kata Gibran, Sabtu (15/03/2025).
Baca Juga: Wapres Gibran: AI Tingkatkan Produktivitas dan Kreativitas Pelajar, Bukan Alat Jalan Pintas
Dia juga menyoroti, urgensi hilirisasi industri sebagai strategi untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri dan membuka lebih banyak lapangan kerja, sejalan dengan visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto.
"Saya juga berpesan, Bapak-Ibu untuk terus mendukung kemajuan teknologi dan juga yang paling penting mendukung hilirisasi industri," sambungnya.
Menurutnya, hilirisasi merupakan langkah penting untuk membawa Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap).
Namun, dia juga mengingatkan bahwa dalam pelaksanaannya, hilirisasi harus tetap memperhatikan keseimbangan dengan aspek sosial, lingkungan, dan keberlanjutan.
Dia juga mengapresiasi, berbagai langkah kepala daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan, termasuk upaya Gubernur Jawa Barat yang baru-baru ini melakukan penertiban bangunan yang tidak sesuai regulasi.
"Karena, sekali lagi, Bapak-Ibu, dampak dari perubahan iklim ini sudah ada di depan mata. Kekeringan, banjir, lalu kenaikan air laut ini adalah ancaman yang nyata dan sudah di depan mata," ujarnya.
Baca Juga: Gibran Tinjau Lokasi Banjir Sukabumi, Minta Jembatan Cidadap Segera Diperbaiki
Sebelumnya, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, menegaskan peran strategis Kadin sebagai naungan dunia usaha sekaligus mitra pemerintah, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Terdapat empat program quick wins Kadin, yaitu makan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, perumahan layak huni dan terjangkau, serta peningkatan tenaga kerja migran. Program ini didorongnya, demi mencapai visi pembangunan nasional yang memerlukan sinergi di antara sektor publik dan swasta.
"Tanpa persatuan, sulit kita membuat kebaikan. Tapi setelah persatuan tercapai, kita bisa berlomba-lomba untuk membuat kebaikan tentunya," ucap Anindya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi dan pemberdayaan UMKM, acara buka bersama ini juga menggandeng pelaku usaha kecil dalam penyediaan menu berbuka.
Langkah ini diharapkan, dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM, sesuai dengan komitmen Kadin untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








