Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Kasir Digital Pertama di Indonesia dengan Fitur Darurat

AKURAT.CO PT Technosoft Indo Prima, meluncurkan aplikasi Mkasir, solusi kasir digital inovatif yang tidak hanya memberikan kenyamanan dan mempermudah transaksi bisnis, tetapi juga memberikan keamanan melalui Fitur Emergency Warning System (EWS).
Dengan fitur ini, pemilik usaha dapat segera mengirimkan sinyal darurat dalam situasi genting, untuk memastikan bisnis berjalan lebih nyaman.
Founder Mkasir, Deden Rahmawan, mengatakan fitur ini memungkinkan pemilik usaha untuk segera mengirimkan sinyal darurat saat menghadapi situasi berbahaya. Seperti ancaman kriminal atau keadaan darurat lainnya.
Baca Juga: Rekomendasi 12 Aplikasi Kasir Gratis Terbaik 2024
Selain itu, aplikasi ini juga dilengkapi dengan sistem manajemen penjualan yang terintegrasi, memudahkan pemantauan transaksi secara real-time. Hal ini lah yang membedakan Mkasir berbeda dengan aplikasi kasir lainnya.
"Kami melihat bahwa banyak pelaku usaha terutama UMKM masih mengalami kesulitan dalam mengelola bisnis secara efisien,amam dan nyaman. MKasir dikembangkan sebagai solusi praktis yang membantu pencatatan transaksi sekaligus meningkatkan keamanan bisnis," ujar Deden melalui keterangan resminya, Kamis (27/2/2025).
Menurutnya, aplikasi kasir digital yang serupa masih berfokus pada manajemen panjualan dan transaksi, manajemen produk dan stok, pelanggan, laporan karyawan serta analisis. Sementara, MKasir mampu menyediakan semua itu ditambah absensi karyawan, serta update stok yang cepat sehingga memudahkan untuk pencatatan stok.
Perhitungan transaksi juga dilakukan otomatis tidak perlu lagi menggunakan kalkulator. Namun, fitur terbaru yang baru ada yaitu EWS yang terdapat tombol SOS memberikan kecepatan alert informasi kepada pemilik toko,posko sekuriti, dan satpam yang ada di lokasi tempat usaha hanya dalam waktu 8 detik.
Tak hanya itu, terdapat juga fungsi quick call/panggilan cepat 110 Polri atau 113 Pemadam Kebakaran. Sehingga, aplikasi ini memudahkan masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat polisi.
"Seperti halnya kemudahan kita memesan makanan online, 20-30 menit datang diantar ke rumah. Saya ingin ada kemudahan masyarakat menghubungi polisi dengan mudah kapan saja dan di mana saja. Baru kali ini adanya inovasi layanan publik yang dapat mengakomodir kebutuhan keamanan untuk pelaku UMKM dalam berwirausaha," kata Komjen. Pol. (Purn) Drs. Oegroseno, S.H. yang pernah menjadi Wakapolri 2013-2014.
Baca Juga: Viral! Seorang Mahasiswa Unila Tunjukkan Alat Kelamin di Kasir Minimarket
Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha RRI, Yonas Markus Tuhuleruw, mengatakan tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM dalam hal keamanan bisnis sekarang meliputi keamanan fisik dan digital. Mereka masih rentan terhadap pencurian, perampokan, atau kebocoran data keuangan karena belum menggunakan sistem IT Tools.
"RRI sebagai lembaga penyiaran publik punya peran penting dalam edukasi dan literasi digital, termasuk dalam dunia usaha. Kami terus mengangkat isu keamanan dan teknologi digital melalui program misalnya agar UMKM lebih memahami manfaat aplikasi MKasir dalam menjaga keamanan usaha," kata Yonas.
Binmas Polri, AKBP Doddy Ginanjar, berharap aplikasi ini bisa menjadi solusi efektif dalam meningkatkan keamanan usaha kecil dan ritel.
"Dengan adanya sistem yang memungkinkan laporan cepat kepada pihak berwenang, kami optimis tingkat kejahatan di sektor usaha dapat ditekan, seklaigus mempererat kerjasama antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman," katanya.
Ketua Koperasi Warteg Nusantara (KOWANTARA), Mukroni, mengatakan aplikasi ini memudahkan para pengusaha warteg atau kuliner yang masih melakukan pencatatan transaksi secara manual dan masih serampangan hasilnya.
Dengan adanya aplikasi MKasir, sangat penting membantu mengelola keuangan lebih transparan,mencatat transaksi secara otomatis bahkan mengurangi resiko kecurangan dan kehilangan uang.
"Untuk saat ini memang belum semua Warteg menggunakan aplikasi kasir digital, baru area Jabotabek saja. Tentunya aplikasi ini memudahkan banyak orang nantinya dengan menyediakan fitur keamanan. Apalagi beberapa warteg rata-rata buka 24 jam, resiko gangguan keamanan seperti pencurian atau kriminal rawan terjadi. Adanya fitur seperti ini tidak hanya memudahkan tapi juga memudahkan keamanan dari gangguan seperti itu," kata Mukroni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









