Prediksi Nilai Rata-Rata Rapor SNBP 2025 UNPAD untuk Semua Jurusan

AKURAT.CO Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 berlangsung pada 4 hingga 18 Februari 2025.
Siswa yang telah ditetapkan sebagai eligible oleh sekolah masing-masing harus terlebih dahulu melakukan registrasi akun SNPMB sejak 13 Januari hingga 18 Februari 2025.
Sekolah juga diwajibkan melakukan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) pada 6 hingga 31 Januari 2025.
Pada proses pendaftaran SNBP 2025, setiap peserta diperbolehkan memilih maksimal dua program studi (prodi) di satu atau dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Jika memilih dua prodi, salah satu harus berada di PTN dalam provinsi yang sama dengan sekolah asal. Namun, jika hanya memilih satu prodi, peserta bebas memilih PTN di provinsi mana pun.
Dalam seleksi SNBP 2025, nilai rapor memiliki bobot 50 persen, sehingga peserta perlu memperkirakan peluang mereka berdasarkan nilai rata-rata rapor.
Baca Juga: DPR Sepakat Revisi UU BUMN Dibawa ke Rapat Paripurna untuk Disahkan
Salah satu kampus favorit dalam SNBP adalah Universitas Padjadjaran (UNPAD), yang selalu menjadi tujuan utama calon mahasiswa, termasuk pada SNBP 2025 ini.
Berikut adalah prediksi nilai rata-rata rapor SNBP 2025 untuk semua program studi di UNPAD:
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
- Akuntansi: 93.29
- Bisnis Digital: 93.05
- Ekonomi Islam: 89.16
- Ilmu Ekonomi: 91.17
- Manajemen: 90.12
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
- Administrasi Publik: 91.42
- Hubungan Masyarakat: 91.51
- Ilmu Administrasi Bisnis: 92.33
- Ilmu Hubungan Internasional: 93.09
- Ilmu Kesejahteraan Sosial: 90.21
- Ilmu Komunikasi: 93.66
- Ilmu Komunikasi (PSDKU Pangandaran): 86.02
- Ilmu Pemerintahan: 90.78
- Ilmu Perpustakaan: 90.59
- Ilmu Politik: 90.81
- Jurnalistik: 90.88
- Sosiologi: 86.04
Fakultas Hukum
- Ilmu Hukum: 86.79
Fakultas Kedokteran
- Pendidikan Dokter: 95.12
- Pendidikan Dokter Gigi: 92.89
Fakultas Keperawatan
- Ilmu Keperawatan: 86.44
- Keperawatan (PSDKU Pangandaran): 87.80
Fakultas Psikologi
- Psikologi: 86.64
Fakultas Teknik Geologi
- Teknik Geologi: 91.21
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
- Biologi: 87.51
- Fisika: 84.28
- Geofisika: 86.40
- Ilmu Aktuaria: 88.58
- Kimia: 88.40
- Matematika: 87.06
- Statistika: 90.77
- Teknik Elektro: 87.77
- Teknik Informatika: 93.34
Fakultas Pertanian
- Agribisnis: 90.99
- Agroteknologi: 92.58
- Teknik Pertanian: 89.79
- Teknologi Industri Pertanian: 89.34
- Teknologi Pangan: 92.83
Baca Juga: Lestari Moerdijat: Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Inklusif Harus Segera Diwujudkan
Fakultas Peternakan
- Ilmu Peternakan: 91.00
- Peternakan (PSDKU Pangandaran): 83.37
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
- Ilmu Kelautan: 87.39
- Perikanan: 87.23
- Perikanan (PSDKU Pangandaran): 83.78
Fakultas Farmasi
- Farmasi: 86.03
Fakultas Kedokteran Hewan
- Kedokteran Hewan: 88.81
Fakultas Ilmu Budaya
- Antropologi: 86.58
- Ilmu Sejarah: 88.30
- Sastra Arab: 87.88
- Sastra Indonesia: 89.93
- Sastra Inggris: 91.52
- Sastra Jepang: 91.08
- Sastra Jerman: 85.42
- Sastra Perancis: 85.83
- Sastra Rusia: 83.61
- Sastra Sunda: 86.00
Fakultas Ilmu Komunikasi
- Manajemen Komunikasi: 92.26
- Televisi dan Film: 91.27
Program Studi di Kampus PSDKU Pangandaran
- Administrasi Bisnis: 85.19
- Ilmu Komunikasi: 86.02
- Keperawatan: 87.80
- Perikanan: 83.78
- Peternakan: 83.37
Program studi dengan prediksi nilai rata-rata tertinggi di SNBP 2025 UNPAD adalah Pendidikan Dokter (95.12), Ilmu Komunikasi (93.66), Teknik Informatika (93.34), dan Akuntansi (93.29).
Sedangkan prodi dengan prediksi nilai rata-rata terendah adalah Sastra Rusia (83.61) dan Peternakan (PSDKU Pangandaran) (83.37).
Data ini bersifat prediksi berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya dan dapat berubah sesuai dengan daya saing di SNBP 2025.
Oleh karena itu, peserta disarankan untuk tetap meningkatkan nilai akademik dan mempertimbangkan pilihan program studi dengan bijak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









