Dinkes Jakarta Pastikan Seluruh Rumah Sakit Siaga Tangani Pasien Gejala ISPA

AKURAT.CO Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta terus meningkatkan kewaspadaan terhadap Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dengan menggencarkan upaya penemuan kasus bekerja sama dengan rumah sakit dan laboratorium pemeriksa.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan hasil pemeriksaan panel respirasi di sejumlah fasilitas kesehatan menunjukkan berbagai virus penyebab ISPA yang mendominasi.
"Dari hasil pemeriksaan, virus yang dominan ditemukan meliputi Rhinovirus, Influenza AH3, Respiratory Syncytial Virus (RSV) A+B, Influenza A sebanyak 135 spesimen, Influenza B sebanyak 134 spesimen, Influenza H1N1 pdm09 sebanyak 128 spesimen, dan Human Metapneumovirus (HMPV) dari total 23 jenis agen penyebab ISPA," jelas Ani di Jakarta, Sabtu (11/1/2025).
Baca Juga: Cegah ISPA Akibat HMPV, Masyarakat Diminta Jaga Kesehatan
Ani menegaskan, seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta telah siap siaga untuk melayani masyarakat yang membutuhkan penanganan terkait gejala ISPA. Ia juga mengimbau warga untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika mengalami gejala seperti batuk, pilek, atau demam berkepanjangan.
"Mari bersama-sama meningkatkan kesadaran dalam mencegah infeksi saluran pernapasan. Dengan kolaborasi, kita wujudkan lingkungan Jakarta yang sehat dan aman dari penyakit," ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya edukasi masyarakat, Dinkes DKI Jakarta bekerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia dan Tim Kerja ISPA Kementerian Kesehatan menyelenggarakan webinar bertema "Yuk Kenal Lebih Dekat dengan Penyakit ISPA dan Pneumonia Agar Dapat Mencegahnya."
Webinar ini akan berlangsung pada Senin, 13 Januari 2025, pukul 08.30-12.00 WIB melalui aplikasi Zoom dengan tautan: https://s.id/surveilansjakarta (ID Rapat: 933 1926 6984, kode sandi: hmpvjkt). Acara juga dapat diakses melalui kanal YouTube Dinkes DKI Jakarta di www.youtube.com/@dinkesdkijakarta.
Dinkes DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam webinar ini demi meningkatkan pemahaman mengenai ISPA dan pencegahannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








