DPR Dukung Gibran Perkuat Kurikulum Pendidikan Olahraga, Cegah Obesitas pada Anak

AKURAT.CO Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mendukung langkah penguatan Kurikulum Pendidikan Olahraga di sekolah seperti gagasan yang disampaikan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Hetifah menilai, langkah ini relevan dengan upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kesehatan anak Indonesia.
"Komisi X meyakini penguatan kurikulum ini sebagai wujud nyata dalam mendukung misi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan anak," kata Hetifah kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (7/12/2024).
Dia mengatakan, hal ini juga selaras dengan semangat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang menekankan pentingnya olahraga sebagai bagian integral pendidikan.
Baca Juga: Jerry Sambuaga: Sektor Peternakan Harus Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran
"Kurikulum Pendidikan Olahraga perlu dirancang komprehensif, mencakup strategi mengatasi obesitas dan membangun kebiasaan olahraga yang menyenangkan bagi anak. Dengan begitu, olahraga dapat menjadi bagian dari gaya hidup positif mereka," ujarnya.
Politisi Partai Golkar itu mengatakan, kerja sama antara Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, dan lembaga terkait lainnya sangat diperlukan untuk merancang kurikulum terintegrasi yang efektif.
"Komisi X akan mendorong pemerintah untuk memastikan tersedianya fasilitas olahraga yang memadai di sekolah, serta pelatihan guru olahraga agar mampu melaksanakan program olahraga yang sesuai dengan kebutuhan anak," tuturnya.
Selain olahraga, pengenalan makanan bergizi seimbang dan pendidikan kesehatan mental juga perlu menjadi bagian dari kurikulum. Hal ini penting untuk mendukung tumbuh kembang optimal, daya tahan tubuh, dan konsentrasi belajar anak.
Kendati begitu, pelaksanaan kurikulum olahraga harus tetap diawasi secara berkala, untuk memastikan dampaknya dalam membentuk pola hidup sehat dan mengurangi risiko obesitas anak.
"Melalui kebijakan ini, Komisi X DPR RI berharap kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak Indonesia dapat terus ditingkatkan, untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan siap bersaing di masa depan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T







