LAN Ciptakan Learning Ecosystem untuk Tingkatkan Kompetensi ASN

Plt. Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Muhammad Taufiq, me AKURAT.CO Menghadapi tantangan global megatrend 2050, pemerintah membutuhkan strategi baru dalam menyiapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kompeten sesuai perkembangan teknologi informasi.
Namun, pengembangan kompetensi ASN saat ini dinilai belum optimal karena masih dilakukan secara terfragmentasi oleh masing-masing instansi, menciptakan "egosystem" yang menghambat kolaborasi.
Plt. Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Muhammad Taufiq, mengungkapkan, perlunya terobosan baru berupa Learning Ecosystem sebagai platform pembelajaran terpadu untuk pengembangan kompetensi ASN.
Hal ini disampaikan saat membuka kegiatan National Future Learning Forum (NFLF) 2024 di Auditorium Makarti Bhakti Nagari, ASN Corporate University, Senin (18/11/2024).
Baca Juga: Rizky Febian Hadir di Sidang Isbat Pernikahan, Bongkar Soal Buku Nikah
“Pengembangan kompetensi ASN harus berorientasi pada pembelajaran kolaboratif dan terintegrasi, yang tidak hanya mendorong inovasi tetapi juga fokus pada kebutuhan pembelajar,” ujar Taufiq.
Ia menambahkan, Learning Ecosystem ini akan mengintegrasikan penyedia program pengembangan kompetensi dari sektor pemerintah dan swasta, sekaligus memberikan akses melalui platform digital berbasis teknologi.
“UU ASN mengamanatkan setiap ASN untuk mengembangkan kompetensi secara kolaboratif. Ke depan, LAN akan memperluas ekosistem pembelajaran dengan melibatkan berbagai penyedia program, menyediakan layanan one stop service melalui platform pembelajaran, dan menghadirkan enabler untuk mendukung keberlanjutan program,” tambahnya.
Pada 2025, LAN berencana meluncurkan National Coach Network, yang melibatkan alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional tingkat I dan II serta pimpinan korporasi sebagai pelatih bagi ASN.
Program ini bertujuan mempersiapkan ASN dalam menghadapi tantangan global dengan optimisme.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Swiss: Pau Cubarsi Starter, Yeremy Pino Gantikan Yamal
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, memberikan apresiasi atas inisiatif LAN dalam membangun ekosistem pembelajaran terintegrasi.
“Saya berharap LAN mampu merancang tata kelola pembelajaran berbasis teknologi yang inovatif, untuk mendukung program prioritas pembangunan nasional. Sistem ini juga diharapkan membentuk karakter ASN yang produktif, profesional, dan berintegritas,” ujar Rini.
Ia juga menekankan pentingnya inklusivitas dan keberlanjutan program, agar ASN di daerah terpencil dapat mengakses pembelajaran yang berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut, LAN memberikan Piagam Apresiasi kepada lima instansi yang ditetapkan sebagai Center of Excellence.
Penetapan ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem kompetensi ASN dan bertujuan membina substansi teknis terkait kompetensi jabatan serta prioritas nasional.
Lima instansi tersebut adalah:
1. Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang/Jasa, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
2. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
3. Pusat Pelatihan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian.
4. Direktorat Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan, Kementerian Kesehatan.
5. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 10Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto







