Jelang Pilkada 2024, Lemhannas Ingatkan Pemerintah untuk Audit Pembaruan Sistem Keamanan

AKURAT.CO Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily, mengingatkan pemerintah untuk mengaudit sistem keamanan jelang Pilkada Serentak 2024. Mengingat, saat ini banyak sekali kejahatan siber yang harus menjadi atensi semua pihak.
"Ancaman siber telah membuat isu keamanan Siber menjadi atensi setelah peretasan Pusat Data Nasional Sementara. Hal ini menjadi sorotan, akan kerentanan signifikan dalam infrastruktur digital Indonesia," kata Ace dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024).
Baca Juga: Persiapan Pilkada DKI Jakarta Sudah 90 Persen, KPU Fokus Distribusi Logistik dan Partisipasi Pemilih
"Ancaman keamanan siber sangat relevan terkait dengan pentingnya menjaga keamanan data dalam pelaksanaan Pilkada 2024," ujarnya menambahkan.
Menurutnya, pemerintah melalui Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah memperkuat upaya mitigasi, dengan membentuk empat satuan tugas untuk bertugas mengamankan data dan memonitor ancaman siber. Namun, audit dan pembaruan sistem keamanan juga diperlukan, guna mencegah kemungkinan kebocoran data.
"Penting untuk dilakukan audit dan pembaruan sistem keamanan guna mencegah kemungkinan kebocoran data di masa yang akan datang," tutup Ace.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









