DPR Bantah Ada Titipan Pemerintah dalam RUU DKJ

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, menegaskan Revisi Undang-Undang (RUU) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) tidak ada kaitannya dengan titip menitip dari pemerintah. Karena memang ada beberapa poin saja yang direvisi, tidak menyeluruh.
"Jadi ini bukan titipan, memang kita harus mencermati karena ada tadi disampaikan ada kekosongan hukum yang harus diisi. Jadi paling tidak agar supaya ke depan pemilihan-pemilihan, seperti pilkada terus kemudian kemarin juga yang DPR RI DPD DPRD itu supaya tidak punya celah cacat hukum," kata Adies usai rapat paripurna, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11/2024).
"Jadi direvisi sedikit itu cuman dibatasi jadi revisinya terbatas ya, bukan revisi keseluruhan," tambahnya.
Baca Juga: Rapat Paripurna Sepakati RUU DKJ Jadi Usul Inisiatif DPR
Adies pun membantah jika revisi ini dikaitkan dengan intervensi pilkada, di mana sebelumnya muncul narasi bahwa RUU DKJ yang direvisi ini melarang adanya pilkada dua putaran. Justru menurutnya revisi ini dilakukan agar tidak ada cacat hukum untuk jalannya pilkada.
"Ndak, ndak ada. Justru ini direvisi agar pilkada ini bisa berjalan dengan lancar baik dan tidak ada cacat hukum kekosongan hukum. Jadi agar semua produk-produk pilkada dan lain-lain itu tidak ada cacat hukumnya sama sekali," ungkapnya.
"Dapat dipastikan tidak ada pembahasan tentang teknis pilkada apa satu putaran atau tidak beberapa putaran, tidak ada," tegas Adies melanjutkan.
Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga menjelaskan, Revisi UU DKJ juga akan diselesaikan sebelum hari pencoblosan, pada 27 November 2024 mendatang.
"Ya memang harus diselesaikan sebelum pencoblosan. Kita khawatir kalau sudah coblosan nanti kan ada gugatan-gugatan lagi terhadap UU tersebut. Kita khawatirkan siapapun terpilih nanti ada gugatan-gugatan kan kasian calonnya, jadi kita tidak mau itu terjadi, diadakan lah revisi terbatas harus jelas ini revisi terbatas tidak menyangkut hal hal yang substansi lainnya," tutup Adies.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu








