Ada Pelantikan Prabowo-Gibran, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

AKURAT.CO Polisi mempersiapkan rekayasa lalu lintas di sepanjang jalan Harmoni sampai dengan Bundaran Senayan, saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Minggu (20/10/2024).
"Tentunya nantinya akan ada beberapa pengalihan arus yang akan kita lakukan. Seperti di Harmoni, Patung Kuda, Bundaran HI, Semanggi, begitu juga di Bundaran Senayan. Inilah yang tentunya kita akan melihat betul jalur Sudirman-Thamrin," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/10/2024).
Selain itu, pihak kepolisian juga akan fokus untuk mengamankan jalur yang akan dilalui Prabowo dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kemudian, alur perjalanan tamu negara dan VVIP yang akan hadir juga akan diamankan.
"Alur perjalanan tamu negara, dan beberapa venue itu ada di sektor HI, Sektor Kuningan dan Sektor Senayan. Begitu juga nanti akan amankan jalur pejalan yang akan nanti para anggota DPR yang akan menuju ke DPR. Begitu juga perjalanan bapak Presiden Jokowi menuju DPR, maupun nanti yang kita amankan perjalanan bapak presiden terpilih Pak Prabowo ke DPR, kita siapkan karena pasti akan menggunakan jalur Sudirman-Thamrin," ungkap dia.
Baca Juga: Kapan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2024-2029? Ini Jadwal dan Aturannya
Latif pun meminta maaf kepada masyarakat, jika nantinya rekayasa lalu lintas menimbulkan kemacetan. Untuk mengatasinya, dia meminta masyarakat untuk mencari alternatif jalan lain.
"Kalau nanti ada yang sedikit terganggu kami memprioritaskan tamu negara dan VVIP ini yang akan beraktivitas kegiatan pelantikan presiden, sekali lagi kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat sekalian," tukas dia.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyiapkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada Minggu (20/10/2024) nanti.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan, pengamanan tersebut meliputi personel dari Polda Metro Jaya beserta jajaran Polres, Kodam Jaya, Pemprov DKI Jakarta, dan stakeholder terkait.
"Kekuatan pengamanan melibatkan sebanyak 6.757 personel," kata Ade Ary kepada wartawan.
Dia merinci, 6.757 personel tersebut terdiri dari 4.100 personel Satgas Polda Metro Jaya, 1.667 personel gabungan Satgas Polres jajaran Polda Metro Jaya, 857 Satgas Polres Jakarta Pusat serta 133 personel BKO dari Pemda dan Stakeholder terkait.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri







