Akurat

PT Berikan Bahari Jamin Gula di Susu Ikan Hanya 8 Gram, Lebih Rendah dari Produk Susu Lain

Dwana Muhfaqdilla | 18 September 2024, 22:09 WIB
PT Berikan Bahari Jamin Gula di Susu Ikan Hanya 8 Gram, Lebih Rendah dari Produk Susu Lain

AKURAT.CO Chief Research and Development dari PT Berikan Bahari Indonesia, Iwa Sudarmawan, mengungkapkan susu ikan yang diproduksi oleh pabriknya hanya mengandung delapan gram gula per sajian.

"Beratnya itu kalau untuk per saji sekitar delapan gram," katanya kepada wartawan, di PT Berikan Bahari Indonesia di Bekasi, Jawa Barat, Rabu, (18/9/2024).

Dia menjelaskan, kandungan gula pada produk susu ikannya ini di bawah rata-rata dari produk susu lainnya. Menurutnya, saat ini produk susu lainnya rata-rata mengandung gula sebanyak 18 hingga 20 gram per kemasan.

Baca Juga: Pabrik Susu Ikan di Indramayu Bisa Penuhi Kebutuhan 169.000 Anak Indonesia

Meski begitu, demi menyesuaikan permintaan pasar, nantinya produk susu ikan akan tetap mengurangi lagi kadar gula. "Saat ini juga memang ada permintaan untuk lebih diturunkan lagi (kadar gulanya)," terang Iwa.

Untuk menyiasati ini, Iwa berencana akan mengembangkannya dengan gula alami seperti stevia yang berasal dari daun tanaman stevia rebaudiana.

"Jadi kita substitusi dengan stevia supaya kita bisa tekan lebih rendah lagi kandungan gulanya. Karena memang bagi sebagian golongan masyarakat kan ada yang menginginkan rendah gula," tukas dia.

Dengan rencana pengurangan gula ini, dia mengharapkan anak-anak yang akan mengonsumsi susu ikan pada program makan bergizi gratis tersebut bisa menjadi lebih sehat.

"Juga kalau remaja yang meminumnya lebih mendapatkan asupan proteinnya saja tidak dengan gulanya," tutupnya.

Sebagai informasi, beredar kabar pemerintah akan mengganti susu sapi dengan susu ikan dalam program makan bergizi gratis dalam masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Wacana ini muncul setelah produksi susu sapi nasional diperkirakan tidak dapat memadai.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.