Universitas Borobudur Diundang ke China Bahas Kerja Sama Pendidikan Tinggi

AKURAT.CO Universitas Borobudur (Unbor) diundang dalam International Transnational Education between China and Indonesia (ITEA), sebagai Pembicara di 2024 China-ASEAN Education Cooperation. Selain itu, juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Shandong Polytechnic China.
Universitas Borobudur yang diwakili oleh Senior Advisor, Prof. Dr. Didik Sulistyanto, dan Rektor Prof. Bambang Bernanthos, diundang oleh ITEA China dan ICCCM sebagai pembicara di ASEAN Education Cooperation 23-25 Agustus di Guiyang China.
Baca Juga: Prabowo Perkuat Kerja Sama Pertahanan dengan Australia, Siap Gelar Latihan Bersama
Acara tersebut dihadiri 250 delegasi dari ASEAN Plus Three, dibuka oleh Mr. Liu Baoli selaku Executive Sekjen CAECW 2024, juga dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Riset dan Budaya Timor Leste dan delegasi. Delegasi ini juga yang beberapa waktu lalu sempat berkunjung ke Universitas Borobudur.
Conference 2024 China-ASEAN Education Cooperation Week di Guiyang membahas kerjasama antar anggota ASEAN Plus Three baik Vokasi dan Akademik level Pendidikan Tinggi untuk People to People Exchange.
Dalam kegiatan ini Universitas Borobudur menandatangani MoU dengan Shandong Polytechnic China untuk meningkatkan kompetensi SDM dan Unbor Unggul-Go International di tahun 2024.
Direktur Pascasarjana Unbor, Prof. Faisal Santiago, dan Rektor Unbor Prof. Bambang Bernanthos, memastikan pihaknya siap menerima mahasiswa asing baik dari China, Timor Leste, Thailand, Afrika Selatan dan negara lainnya untuk kuliah di Pascasarjana dan program Sarjana di Unbor 2024.
Sejauh ini Timor Leste mengirim lebih 40 mahasiswanya masuk program S1, S2 dan S3 di Universitas Borobudur 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







