AKURAT.CO PDI Perjuangan tidak ingin upaya mendekat ke anak muda hanya terjadi ketika masa pemilu.
Maka, dalam rangka memeriahkan HUT ke-79 RI, PDIP akan menggelar Soekarno Run, ajang lomba lari maraton yang dilaksanakan pada Minggu (18/8/2024).
Sesuai tanggal proklamasi kemerdekaan RI, ajang maraton akan dibagi dalam tiga kelas, yakni kelas 17 kilometer, 8 kilometer dan 4,5 kilometer.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan, PDIP sangat membuka wadah sebesar-besarnya untuk anak muda menuangkan ide, gagasan dan kreativitas.
Seperti dulu Bung Karno juga menghormati hadirnya anak-anak muda.
Baca Juga: Menyusul Saka Tatal, Enam Terpidana Kasus Vina Bakal Daftarkan Peninjauan Kembali
"Tokoh seperti Chaerul Saleh yang dari tokoh pemuda progresif, itu juga selalu didengarkan oleh Bung Karno. Karena itulah, di dalam kemerdekaan Republik Indonesia, mari kita menyala bersama-sama. Mari kita gelorakan suatu spirit bahwa kita adalah bangsa besar, yang manusia-manusia Indonesia seharusnya juga berjiwa merdeka, punya kedaulatan penuh," jelasnya dalam konferensi pers Soekarno Run di Senayan, Jakarta, Minggu (11/8/2024).
Hasto mengatakan lomba ini mengangkat tema "Berdiri, Berlari di Atas Kaki Sendiri".
Ia menyebut bahwa tema lomba sangat relevan dengan kondisi yang terjadi di Indonesia saat ini.
"Ini suatu kreasi yang sangat luar biasa karena temanya sangat ideologis. Berdiri, berlari di atas kaki sendiri. Itu berangkat dari gagasan Bung Karno untuk berdiri di atas kaki sendiri," kata Hasto.
"Jangankan berlari di atas kaki sendiri. Untuk berdiri di atas kaki sendiri itu bukan tidak mudah. Karena sekarang untuk berdiri pun ada yang menggunakan hukum kekuasaan," tambahnya.
Baca Juga: PABSI Optimis Emas Olimpiade Bisa Dipertahankan Tim Angkat Besi Indonesia
Menurut Hasto, untuk berdiri, ada pihak-pihak yang menggunakan kebohongan dan kemunafikan.
Di Indonesia, para pemuda diajarkan untuk berdiri di atas kaki sendiri dengan keyakinan diri yang kuat serta tubuh dan jiwa raga yang sehat.
"Maka kita bisa berlari di atas kaki sendiri. Dan itulah kami mengucapkan terima kasih atas prakarsa yang sangat baik. Larinya, temanya 17.8.45. Ada yang bisa 17 kilometer, silakan bergerak cepat. Dengan keyakinan anda berlari itu mengalahkan diri sendiri, berlari itu menguji sportivitas, berlari itu menguji suatu endurance," jelas Hasto.
Ia menambahkan, dalam menghadapi tekanan apapun, selama penuh percaya diri maka semua orang bisa mencapai garis finis.
"Betul, ada yang delapan kilometer, ini juga angka keabadian. Level saya masih delapan kilometer, Pak Eriko cukup 4,5 kilometer. Jadi, temanya sangat beragam," kata Hasto.
Baca Juga: Cara Memantau Pengguna WiFi di HP Android
Ia mengajak semua pihak tidak menyerah pada sesuatu di luar kedaulatan kita.
"Mula-mula menyerah untuk mendukung. Setelah mendukung ternyata masih dipersoalkan juga persoalan hukumnya," kata Hasto.
"Nah, untuk itu saudara-saudara sekalian. Mari dengan semangat berlari di atas kaki sendiri ini. Kita tunjukkan gelora kaum muda Indonesia. Untuk mewujudkan 17 Agustus 45 dengan semangat yang menyala-nyala, berdedikasi bagi bangsa dan negara," terangnya.
Ketua DPP PDIP Bidang Olahraga dan Pemuda, Eriko Sotarduga, mengatakan, PDIP menyiapkan tiga kategori dalam lomba ini, sesuai dengan tanggal kemerdekaan RI 17 Agustus 1945.
Namun, PDIP tidak mengambil kategori 45 kilometer karena ranahnya sudah masuk profesional, khusus atlet.
Baca Juga: Inovasi Canggih Pertamina di Juanda Tingkatkan Efisiensi dan Keandalan Layanan Avtur
"Mari kita beritakan ini bahwa semangat Soekarno ada pada anak-anak muda zaman sekarang. Ada pada generasi Y, ada pada generasi Z, ada juga pada generasi Alpha," ujarnya.
Eriko berterima kasih kepada panitia dan semua pihak yang turut menyaksikan kegiatan Soekarno Run ini.
Juga berterima kasih kepada masyarakat yang sudah mendaftar hingga kouta per hari ini sudah penuh.
"Kami menyiapkan untuk kita bisa bersama-sama berlari, menikmati Minggu pagi, menikmati Gelora Bung Karno yang indah ini, sehingga kita semua dapat merasakan atmosfer Soekarno bagi kita semua. Sekali lagi, terima kasih," tandas Eriko.