Pemerintah Arab Saudi Diharapkan Bisa Memperluas Layanan Fast Track Haji di Indonesia

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meninjau layanan Fast Track “Mecca Route” di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Solo, Jumat (31/5/2024).
Ma'ruf Amin menyampaikan apresiasi atas perlakuan istimewa dari Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia.
“Satu-satunya negara yang dapat tiga tempat, tiga embarkasi, itu Indonesia. Ini perlakuan istimewa dari pemerintah Saudi Arabia, dari sana diberi tiga, Jakarta, Surabaya, dan Solo, itu hanya Indonesia. Ini karena hubungan Indonesia dengan Saudi Arabia yang begitu akrab, dan begitu mesra, sehingga kita diberi perlakuan istimewa,” ujarnya dikutip Minggu (2/6/2024).
Baca Juga: Timnasday dan BRImo Jadi Perbincangan Suporter di Jagad Maya
Wapres pun berharap agar fasilitas Fast Track ini dapat diperluas ke lebih banyak bandara di Indonesia pada tahun mendatang.
“Kita harapkan nanti tahun depan itu bukan hanya tiga airport (embarkasi), bisa ditambah lagi,” imbuhnya.
Lebih jauh, Wapres menyoroti keuntungan dari adanya fasilitas Fast Track ini, yang memungkinkan proses pemeriksaan jamaah haji dilakukan dengan cepat di Indonesia, sehingga mengurangi kelelahan yang biasanya dialami jamaah saat tiba di Jeddah, Arab Saudi.
Proses pemeriksaan yang biasanya memakan waktu lima jam di Jeddah, kini hanya memakan waktu lima menit di Indonesia.
“Kalau diperiksa di Jeddah, selain lelah setelah 13 jam [atau] setelah 9 jam penerbangan ke sana, kemudian diperiksa 5 jam, antri itu. Tapi di sini hanya memakan waktu 5 menit paling lama. Bayangin, kemudahan ini luar biasa ini,” ungkap Wapres.
Baca Juga: Kecam Pemimpin Global Tak Bisa Hentikan Perang dan Kekerasan, SBY: Malang Benar Dunia Ini
Terkait lamanya waktu tunggu masyarakat Indonesia untuk melaksanakan ibadah hadi, Wapres mengungkapkan bahwa Pemerintah Indonesia terus berupaya meminta tambahan kuota jemaah haji kepada Pemerintah Arab Saudi.
Bukan hanya tambahan 20 ribu kuota, tetapi lebih dari itu. Sebab, waktu menunggu keberangkatan haji bisa sampai 50 tahun.
“Insya Allah katanya Pemerintah Arab Saudi akan diberikan pertimbangan itu,” ujar Wapres optimis.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga mengungkapkan komitmen kedua negara dalam meningkatkan pelayanan ibadah haji, sehingga bertambah baik dari tahun ke tahun.
“Dan itu juga pelayanan kesehatan di Arab Saudi juga tambah baik, perumahan juga,” ungkap Wapres.
“Itulah usaha dari pemerintah kita dalam rangka memperbaiki pelayanan haji,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









