Korlantas Polri Berlakukan Contraflow di Tol Japek, Mulai dari KM 36 hingga KM 70
Dwana Muhfaqdilla | 7 April 2024, 14:33 WIB

AKURAT.CO Korlantas Polri memberlakukan rekayasa arus lalu lintas (lalin) lawan arah alias contraflow pada arus mudik di Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
Perkembangan terkini per Minggu (7/4/2024), contraflow berlaku 1 lajur di KM 36 sampai dengan KM 47.
"KM 36-KM 47 1 lajur, khusus untuk lajur 3 dan 4 dari arah Jakarta yang diperbolehkan masuk ke contraflow,” tulis akun resmi NTMC Korlantas Polri di akun resmi Instagram @korlantaspolri.ntmc.
Baca Juga: 5 Nilai Guru Penggerak yang Wajib Dikuasai
Selain itu, rekayasa lalu lintas contraflow juga berlaku 2 lajur di KM 47 sampai dengan KM 70. “KM 47-KM 70 2 lajur, khusus untuk lajur 3 dari arah Jakarta yang diperbolehkan masuk ke contraflow,” tambahnya.
Adapun kebijakan tersebut diperuntukkan untuk kendaraan yang menuju ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui Tol Cipali.
“Kendaraan yang masuk jalur contraflow di Tol Japek diperuntukkan untuk kendaraan yang menuju ke Cipali menuju arah timur Pulau Jawa/Jateng dan Jatim,” ungkapnya.
Baca Juga: Motivasi Intrinsik adalah Apa dan Bagaimana Mengidentifikasi dan Memperkuat itu pada Siswa?
Berbeda dengan lajur 3 dan 4, lajur 1 dan 2 memiliki fungsi yang berbeda, yakni untuk kendaraan yang menuju ke GT Kalihurip dan Tol Cipularang.
Sebagai informasi, penerapan sistem contraflow ini bersifat situasional, yang berarti Korlantas Polri bisa memberlakukan diskresi ataupun penerapan rekayasa lalu lintas lainnya bila diperlukan.
Selain itu, pihaknya terus mengimbau para pemudik untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan petugas di lapangan. Supaya terciptanya arus mudik yang lancar dan meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri







