Sempat Diwarnai Bakar Ban, Demonstran di Depan KPU Bubarkan Diri
Dwana Muhfaqdilla | 20 Maret 2024, 21:16 WIB

AKURAT.CO Ratusan orang yang menggelar unjuk rasa di depan Gedung KPU, Jakarta, telah membubarkan diri.
Pantauan Akurat.co, Rabu (20/3/2024) sekitar pukul 20.40 WIB, yang tersisa di depan Gedung KPU hanya masyarakat yang menolak hasil Pemilu 2024.
Polisi masih berjaga di lokasi. Hal ini dikarenakan hasil Pemilu 2024 segera diumumkan.
Demonstrasi juga diwarnai aksi bakar ban. Meski begitu, secara keseluruhan demonstrasi berjalan tertib.
Sebelumnya, aksi demonstrasi ini dilakukan oleh dua kubu yang mendukung dan menolak hasil Pemilu 2024.
Kedua kubu pun saling menyampaikan pendapatnya masing-masing lewat orasi.
Namun, kondisi sempat memanas saat salah satu kubu datang ke depan KPU. Lantas pihak kepolisian yang bertugas langsung memberikan imbauannya.
"Sebagai warga negara yang baik kita semua berperan dan bertanggung jawab dalam menyampaikan pendapat di muka umum agar dapat berlangsung secara aman, tertib dan damai," jelas anggota polisi lewat pengeras suara.
Selain itu, kepolisian juga menyampaikan bahwa hak menyampaikan pendapat di muka umum harus disertakan dengan menghormati hak-hak orang lain.
Baca Juga: Sambut Hasil Penetapan KPU, Prabowo Buka Bersama Bareng Ketum Parpol Koalisi di Kertanegara
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







