Mahfud MD Ungkap Aparat Terlibat Tambang Ilegal, KSAD Maruli Simanjuntak: Belum Lengkap, Aparat yang Mana?

AKURAT.CO Cawapres nomor 3, Mahfud, dalam debat keempat Pilpres menyatakan bahwa memberantas kegiatan penambangan ilegal tidak mudah karena pelakunya dilindungi oleh aparat.
Menyikapi pernyataan Mahfud MD, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan bahwa para prajurit atau perwira Angkatan Darat sudah tidak lagi terlibat dalam kegiatan penambangan ilegal.
"Aparat juga bisa aparatur sipil ya. Belum lengkap itu, jadi kita sulit juga di zaman sekarang ini kalau kita misalnya begitu-begitu masuk video, kita takut sekarang. Jadi enggak seberani itu lagi kita," ungkap Maruli ketika jumpa pers di Markas Besar TNI.
Maruli menyatakan bahwa saat ini, TNI menerapkan penegakan hukum militer secara tegas dan memberikan sanksi berat kepada seluruh prajuritnya.
"Jadi saya bilang gitu, maksudnya aparat tuh yang mana?" tambahnya.
Maruli menjelaskan bahwa melalui pendekatan tersebut, prajurit dan perwira kini tidak terlibat dalam kegiatan ilegal seperti penambangan ilegal.
Baca Juga: Menteri LHK Bantah Data Mahfud MD Soal 12,5 Juta Hektare Hutan di Indonesia Alami Deforestasi
Maruli bahkan menyatakan bahwa kewenangan untuk memberikan izin pertambangan seharusnya berada di tangan kementerian.
"Yang memberikan secara hukum, secara legalitas. Kami tuh enggak tahu sebetulnya, tapi kalau itu ada arah indikasi ke sana ya silakan dilaporkan," kata Maruli.
Maruli mengakui adanya laporan mengenai partisipasi anggota TNI dalam pengawasan kawasan tambang ilegal beberapa tahun yang lalu.
Namun, dia menegaskan bahwa para pelaku telah dikenai sanksi dan saat ini jumlah pengaduan terkait aktivitas ilegal tersebut sudah mengalami penurunan.
"Saya kira laporan seperti ini ada bangsa sekitar berapa tahun yang lalu. Tentara ikut dalam penambangan-penambangan ini," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









