Azis Syamsuddin Bebas Bersyarat sejak Agustus 2023

AKURAT.CO Eks Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin, sudah bebas bersyarat sejak 18 Agustus 2023. Ditjen Pemasyarakatan (Pas), Kemenkumham menyebutkan, Azis yang dipidana korupsi 3 tahun dan 6 bulan penjara pada 2022, menerima remisi atau pengurangan masa pidana dengan total 6 bulan, 30 hari.
Koordinator Humas dan Protokol Ditjen Pas, Deddy Eduar Eka Saputra menyebutkan, pembebasan bersyarat Azis sesuai dengan Surat Keputusan Pembebasan Bersayarat (PB) dengan nomor: PAS-1436.PK.05.09 Tahun 2023 tanggal 17 Agustus 2023. Selama bebas bersyarat, Azis diharuskan wajib lapor.
"Yang bersangkutan wajib lapor ke Balai Pemasyarakatan Kelas I Tangerang," kata Eduar, di Jakarta, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga: Alasan Vonis Rendah Azis Syamsuddin Jadi Bukti KPK Tak Serius
Azis dipidana perkara korupsi terkait pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Lampung Tengah. Politisi Golkar dijerat perkara korupsi ketika menjabat Wakil Ketua DPR, dan posisinya digantikan Lodewijk F Paulus.
Eduar menyebut, pemberian status bebas bersyarat kepada Azis dilakukan sesuai dengan ketentuan. "Selama menjalani masa pidana yang bersangkutan telah berkelakuan baik, berdasarkan sistem penilaian pembinaan narapidana, dengan total mendapatkan remisi sebanyak 6 bulan 30 hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu








