Mahfud: Kecurangan Pemilu Sudah Menjadi Keniscayaan

AKURAT.CO Menko Polhukam Mahfud MD menilai kecurangan pemilu sudah menjadi keniscayaan. Kasus-kasus kecurangan selalu bermunculan seiring dengan dilakukan upaya pencegahan.
Mahfud mendasarkan pengalamannya sebagai hakim konstitusi yang kerap mengadili perkara-perkara pemilu atau sengketa hasil pemungutan suara. Dirinya menganggap, kecurangan selalu dilakukan oleh para kontestan maupun oleh penyelenggara pemilu.
"Sudah banyak yang dipenjara, sudah banyak yang dijatuhi sanksi. Baik itu dari kalangan kontestan maupun penyelenggaranya," kata Mahfud, di Padang, Sumbar, Kamis (16/11/2023).
Baca Juga: Pemilu 2024, Korps Adhyaksa Netral
Menurut Mahfud, maraknya kecurangan pada setiap gelaran kontestasi tidak melulu melibatkan kontestan dengan penyelenggara. Sebab kecurangan juga bisa melibatkan institusi negara maupun ASN.
Dirinya menganggap, masyarakat tidak keliru mengkhawatirkan terjadinya kecurangan pemilu. Sebab secara empiris kasus-kasus tersebut selalu terjadi.
Dengan begitu, cawapres nomor urut tiga meminta seluruh aparatur sipil bersikap netral dalam perhelatan pemilu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








