Pesawat Tempur TNI AU Jatuh, Demokrat Tuntut Pertanggungjawaban Alutsista

AKURAT.CO Anggota Komisi I DPR, Syarief Hasan meminta adanya pertanggungjawaban atas jatuhnya dua pesawat tempur TNI AU di Pasuruan, Jatim. Anggota Majelis Tinggi Demokrat itu menilai, publik perlu mendapatkan penjelasan atas kualitas alutsista TNI AU.
Syarief mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Terlebih, bukan kali ini TNI mengalami insiden jatuhnya pesawat.
“Apakah umur pesawat itu kan harus menjadi salah satu ukuran, sehingga peningkatan alutsista itu bisa betul-betul kualitasnya lebih bisa dipertanggungjawabkan,” kata Syarief, kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/11/2023).
Baca Juga: Pesawat Tempur TNI AU Jatuh Di Areal Lereng Gunung, 1.500 Dpl
Dirinya menegaskan, penguatan alutsista masih menjadi isu besar dalam kebijakan pertahanan. Bahkan materi ini turut disinggung ketika uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI, beberapa waktu yang lalu.
“Kemarin kita juga pertanyakan, waktu fit and proper test (calon panglima TNI), bahwa pengembangan alutsista ke depan itu juga memang harus menjadi perhatian,” tuturnya.
Dia meminta Panglima TNI sigap dan menyelidiki peristiwa jatuhnya dua pesawat tempur, yang mengangkut empat orang perwira menengah.
Baca Juga: Dua Pesawat Tempur TNI Jatuh Di Pasuruan, DPR Tunggu Investigasi
“Mungkin salah satu ada dua hal, kualitas daripada pesawatnya, atau memang kecelakaan alami, atau kan memang unsur manusia, ada tiga hal kan, musti harus diselidiki oleh panglima,” ujarnya.
Ketika disinggung, apakah Komisi I DPR nantinya bakal memanggil panglima, Syarief tidak bisa memastikan. Dirinya menilai, lebih baik menungggu hasil investigasi TNI terlebih dulu.
“Mungkin kita lihat dulu hasil investigasinya dalam beberapa hari ke depan. Setelah itu mungkin kalau perlu ya (dipanggil). Yang penting ditanggulangi dulu semuanya, bisa dimengerti apa nih penyebabnya dan sebagainya,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang






