Prabowo: Fasilitas Kesehatan Memadai, Pertahanan Negara Kuat

AKURAT.CO Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menilai fasilitas kesehatan untuk TNI dan masyarakat yang memadai turut mendukung pertahanan negara. Fasilitas kesehatan bukan mencakup infrastruktur tetapi ketersediaan dan kecakapan tenaga medis.
Menurut Prabowo, kesehatan merupakan elemen krusial yang harus terpenuhi untuk prajurit, dan masyarakat. Peristiwa pandemi Covid-19 yang melanda selama 2022-2023 menjadi bukti betapa pentingnya keterpenuhan akses kesehatan.
"Salah satu konteks penting dalam penyelenggaraan pertahanan negara adalah kesiapan fasilitas kesehatan yang memadai," ungkap Prabowo, ketika memberi sambutan dalam meresmikan Rumah Sakit (RS) Tk. III Salak dr. H. Sadjiman, di Bogor, Jabar, Rabu (1/11/2023).
Baca Juga: Dapat Penghargaan Dharma Pertahanan Dari Prabowo, Habib Luthfi: Ini Amanah
Bakal capres yang diusung Koalisi Indonesia Maju menilai, tanpa akses kesehatan memadai, masyarakat dan prajurit tidak bisa optimal melaksanakan tugas-tugas termasuk dalam pertahanan.
"Fasilitas kesehatan yang memadai dan peralatan medis yang berkualitas adalah elemen krusial untuk memastikan prajurit TNI serta masyarakat dapat menjalankan tugas-tugas pertahanan negara secara optimal," sambungnya.
Baca Juga: Bamsoet Dukung Warga Sipil Jadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara
Menhan menyebut, pandemi Covid-19 membawa pelajaran berharga betapa akses dan fasilitas kesehatan merupakan unsur penting yang harus dimiliki negara dalam menghadapi ancaman. Maka harus ada langkah antisipasi ke depan.
"Akhir tahun ini, kita akan meresmikan 26 perbaikan dan pembangunan Rumah Sakit di lingkungan pertahanan dan TNI. Tahun depan, kita juga akan tambah lagi 20 Rumah Sakit," jelasnya.
Baca Juga: Kunjungi Prancis, Prabowo Perkuat Industri Pertahanan Indonesia
Selain itu, Prabowo juga telah menyiapkan sumber daya manusia pertahanan sebagai upaya penanggulangan ancaman biologis seperti pandemi. Melalui Universitas Pertahanan, Prabowo menginstruksikan pendirian S-1 Fakultas Kedokteran dan Farmasi Militer.
"Di Universitas Pertahanan, kita sekarang sudah punya Fakultas Kedokteran yang akan menghasilkan dokter-dokter yang unggul. Kita juga sudah punya Fakultas Farmasi dan sebentar lagi, insyaAllah di bulan Desember, kita akan meresmikan Rumah Sakit pertahanan terbesar di Asia Tenggara. Kita akan terus bangun kesiapan di bidang kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








