Akurat

Jokowi Proses Pergantian Panglima TNI

Citra Puspitaningrum | 5 Oktober 2023, 15:11 WIB
Jokowi Proses Pergantian Panglima TNI

 

AKURAT.CO Presiden Jokowi menyebut pergantian Panglima TNI sedang berproses. Tongkat komando panglima harus beralih dari Laksamana Yudo Margono karena sudah memasuki masa pensiun.

Sekalipun begitu, Jokowi tidak bisa memastikan apakah proses yang dimaksud sudah mengerucut pada nama kandidat calon tunggal panglima. Jokowi juga tidak menjawab tegas ketika disinggung adanya peluang masa jabatan Panglima Yudo bakal diperpanjang.

"Masih dalam proses," kata Jokowi, usai menghadiri peringatan HUT ke-78 TNI, di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (5/10/2023).

Baca Juga: Perpanjangan Masa Jabatan Panglima TNI Tak Urgen

Jokowi memberi jawaban yang sama ketika disinggung sudah sejauh mana proses yang dilakukan dalam menentukan calon panglima baru, apakah nantinya bakal berasal dari matra udara, darat atau dari laut lagi.

Menurut Jokowi, TNI sebagaimana amanat perundang-undangan bakal netral menjelang Pemilu 2024. Tak hanya TNI, Polri dan ASN juga harus netral.

Baca Juga: Banyak Prajurit Terlibat Kriminal, Panglima TNI Tingkatkan Pengawasan

Mengenai kekuatan TNI kita, Jokowi menganggap secara umum sudah bagus. Dirinya melihat TNI sudah memiliki alutsista yang memadai kendati perlu dilakukan evaluasi.

Peringatan puncak HUT ke-78 TNI melibatkan 4.630 personel dan 130 alutsista dari tiga matra. Peringatan diwarnai parade defile oleh prajurit, demo udara hingga pemeran dan alutsista.

"Saya pikir bisa dilihat sendiri, bisa dinilai sendiri. Ditampilkan tadi sudah sangat komplet lah meski itu baru sebagian kecil tapi sudah menunjukkan kurang lebih kekuatan kita seperti apa. Memang masih banyak yang perlu kita perbaiki, perlu kita evaluasi tapi secara umum saya kira bagus," kata Jokowi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.