Keren, Bakal Ada Taksi Terbang Di Ibu Kota Baru

AKURAT.CO Taksi terbang akan menjadi salah satu moda transportasi umum di ibu kota baru Indonesia yakni Ibu Kota Nusantara (IKN).
Transportasi modern ini diharap dapat memudahkan mobilitas masyarakat di IKN yang hendak menuju ke pulau terdekat.
Saat ini taksi terbang untuk IKN sendiri masih dalam proses persiapan. Taksi terbang ini nantinya akan menerapkan Intelligent Transport System (ITS).
Nantinya penumpang akan dibawa dengan mobil listrik atau kendaraan otonom menuju helipad taksi terbang. Cara kerjanya disebut akan menggunakan aplikasi.
Baca Juga: Kenalkan Ibu Kota Baru, Jelajahi IKN Nusantara Lewat Roblox
Pengembangan teknologi taksi terbang untuk IKN ini akan digarap oleh perusahaan asal Korea Selatan, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) yang telah menandatangani nota kesepahaman dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Tarif taksi terbang sendiri diperkirakan akan mencapai Rp750.000 per 100 kilometer dengan kecepatan terbang bisa mencapai 200 kilometer per jam.
Saat ini pihak Hyundai sedang melakukan riset mobil otonom terbang terkait. Sebab banyak aspek yang harus diperhitungkan, mengingat Indonesia belum memiliki suatu regulasi mengenai taksi terbang.
Taksi terbang untuk ibu kota baru ini rencananya akan dilakukan uji coba sebelum HUT Ke-79 RI pada 17 Agustus 2024.
Berkaitan dengan transportasi massal, OIKN mengusulkan anggaran belanja tambahan sebesar Rp500 miliar. Penyediaan angkutan umum massal ini rencananya akan diadakan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A.
Baca Juga: 5 Fakta Unik Ibu Kota Nusantara, Tidak Dipimpin Oleh Gubernur
Usulan dana tambahan untuk transportasi massal tersebut termasuk dalam usulan anggaran belanja tambahan IKN untuk 2024 yakni sekitar Rp3,1 triliun. Dengan alokasi anggaran tambahan terbesar adalah untuk Kedeputian Bidang Sarana dan Prasarana yakni sekitar Rp2,1 triliun.
Dalam melakukan pembangunan IKN, OIKN harus menjaga kesinambungan antara fasilitas yang disediakan di IKN, dengan keberlanjutan IKN. Hal ini karena merujuk pada rencana pembangunan IKN sebagai smart and sustainable forest city. (Adinda Shafa Afriasti)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






