Akurat Logo

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Anak Muda Bogor Bahas Peluang Cuan dari Ekonomi Kreatif

Moehamad Dheny Permana | 23 Oktober 2026, 16:23 WIB
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Anak Muda Bogor Bahas Peluang Cuan dari Ekonomi Kreatif
Diskusi publik bertajuk “Anak Muda Punya Karya, Punya Cuan” yang digelar wadah pemuda PARAMUDAMUDI di SEA Space Coffee, kawasan Sempur, Kota Bogor, Jumat (23/10/2026).

AKURAT.CO Ekonomi kreatif dinilai menjadi salah satu peluang bagi generasi muda untuk membangun kemandirian ekonomi di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat.

Kreativitas, pemanfaatan teknologi digital, dan kolaborasi dinilai dapat membantu anak muda mengembangkan usaha sekaligus menciptakan peluang ekonomi.

Isu tersebut dibahas dalam diskusi publik bertajuk “Anak Muda Punya Karya, Punya Cuan” yang digelar wadah pemuda PARAMUDAMUDI di SEA Space Coffee, kawasan Sempur, Kota Bogor, Jumat (23/10/2026).

Diskusi ini menjadi ruang bagi generasi Z dan milenial untuk membahas peluang ekonomi kreatif sekaligus merefleksikan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pembahasan turut dikaitkan dengan agenda Asta Cita, terutama dalam mendorong kemandirian ekonomi dan pengembangan potensi generasi muda.

Koordinator PARAMUDAMUDI, Emir Zabidi, mengatakan anak muda di Kota Bogor memiliki potensi besar untuk menghasilkan karya bernilai ekonomi.

Namun, potensi tersebut perlu didukung ruang kolaborasi dan kesempatan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Kami ingin menyuarakan dan membuktikan bahwa anak muda itu penuh kreativitas dan punya karya yang nyata,” kata Emir.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan PARAMUDAMUDI terhadap agenda dua tahun pemerintahan Prabowo, khususnya dalam mendorong generasi muda agar tidak hanya bergantung pada ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha.

Emir berharap semakin banyak anak muda yang berani mengembangkan gagasan kreatif menjadi produk atau jasa bernilai ekonomi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh diri sendiri maupun masyarakat sekitar.

Dalam diskusi tersebut, moderator sekaligus pemateri, Grimaldi, menyoroti perubahan dunia kerja yang dipengaruhi perkembangan teknologi dan persaingan yang semakin ketat.

Ia menilai generasi muda perlu memperkuat keterampilan, kemampuan beradaptasi, serta keberanian menghasilkan karya orisinal agar dapat memanfaatkan peluang ekonomi yang terus berkembang.

“Kita tidak bisa lagi hanya menunggu peluang datang, melainkan harus menciptakan peluang itu sendiri,” ujar Grimaldi.

Menurutnya, ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu jalan menuju kemandirian ekonomi karena memungkinkan ide dan kreativitas dikembangkan menjadi karya yang memiliki nilai jual.

Meski demikian, membangun usaha membutuhkan perencanaan, konsistensi, serta kemauan untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

Grimaldi juga mengingatkan agar anak muda tidak menjadikan kegagalan awal sebagai alasan untuk berhenti mencoba. Evaluasi dan pembelajaran, kata dia, merupakan bagian dari proses membangun bisnis yang berkelanjutan.

Baca Juga: NHM Peduli Rampungkan Program Air Bersih, 105 KK di Desa Tabanoma Rasakan Manfaatnya

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.