Bersama Danantara, BTN Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran Desa Adat Sade

AKURAT.CO PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) bergerak cepat membantu masyarakat terdampak kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BTN menyalurkan berbagai kebutuhan dasar bagi sekitar 320 warga dari tiga dusun yang terdampak bencana.
Kebakaran tersebut berdampak terhadap 167 aset bangunan, di antaranya 75 rumah adat, 69 artshop, delapan lumbung alang, sejumlah berugak, serta fasilitas umum dan bangunan adat. Kebakaran juga berdampak terhadap berbagai peralatan seni, pusaka, dan warisan budaya masyarakat Desa Adat Sade.
Baca Juga: BTN Siapkan KPR hingga 40 Tahun untuk Hunian TOD Manggarai, Bunga Flat 6 Persen Sampai Lunas
Didukung Danantara Indonesia, penanganan dampak kebakaran dilakukan melalui semangat gotong royong dan kolaborasi antar-BUMN, dengan bantuan yang dikoordinasikan melalui posko penanganan bencana.
Corporate Secretary BTN, Ramon Armando mengatakan, kolaborasi tersebut mencerminkan kekuatan ekosistem BUMN untuk hadir bersama dan merespons kebutuhan masyarakat secara cepat ketika terjadi bencana.
BTN turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat Desa Adat Sade. Dalam kondisi seperti ini, kolaborasi menjadi penting agar bantuan dapat segera hadir dan menjawab kebutuhan masyarakat terdampak.
"Bersama Danantara dan BUMN lainnya, kami berharap dukungan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus mendukung proses pemulihan pascakebakaran," ujar Ramon.
Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, BTN menyalurkan berbagai kebutuhan dasar masyarakat, antara lain perlengkapan tidur, air minum, bahan pangan, serta perlengkapan ibadah dan kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, BUMN lainnya memberikan dukungan sesuai kebutuhan penanganan bencana, mulai dari sembako, perlengkapan tidur, hingga kebutuhan bagi perempuan dan bayi.
Bantuan BTN diserahkan Branch Manager BTN Kantor Cabang Mataram Hendra Jaya Putra bersama Operation Manager Maman Sagita kepada Kepala Desa Rembitan Lalu Minaksa di Posko KMDP Rembitan, Lombok Tengah, Senin (24/8).
Menurut Ramon, pemulihan Desa Adat Sade memiliki arti penting karena kebakaran tidak hanya berdampak terhadap tempat tinggal, tetapi juga aktivitas ekonomi serta aset sosial dan budaya masyarakat setempat.
“Desa Adat Sade merupakan bagian dari kehidupan sekaligus warisan budaya masyarakat Sasak. Kami berharap melalui semangat gotong royong ini masyarakat dapat segera bangkit, aktivitas sosial dan ekonomi kembali berjalan, serta kawasan Desa Adat Sade dapat berangsur pulih,” kata Ramon.
Melalui program TJSL, BTN akan terus memperkuat sinergi bersama Danantara Indonesia dan ekosistem BUMN untuk menghadirkan manfaat sosial dan lingkungan yang nyata, sekaligus mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat dalam kondisi darurat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







