Akurat

BCA Syariah Galakkan Ekonomi Sirkuler Lewat Workshop Lukisan Kain Marmer Hasil Daur Ulang

M. Rahman | 2 November 2025, 18:46 WIB
BCA Syariah Galakkan Ekonomi Sirkuler Lewat Workshop Lukisan Kain Marmer Hasil Daur Ulang

AKURAT.CO PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga perbankan yang sangat mendukung keberlanjutan (sustainability). 

Pada 1 November 2025, BCA Syariah mengajak sekitar 40 jurnalis meningkatkan  kepedulian terhadap lingkungan dan kelestarian alam dengan mengikuti Workshop “Lukisan Kain Marmer Hasil Daur Ulang” bersama desainer Adrie Basuki berlokasi di Novotel Hotel, Bogor, Jawa Barat. 

Workshop “Lukisan Kain Marmer Hasil Daur Ulang” ini diselenggarakan pada rangkaian kegiatan Media Gathering and Awarding Jurnalis Writing Competition, BCA Syariah 2025 bertema “Wujudkan Keberlanjutan Penuh Berkah”, yang  berkolaborasi dengan perkumpulan Jurnalis Ekonomi Syariah (JES).

Kegiatan workshop ini adalah bagian dari implementasi BCA Syariah Peduli, dimana BCA Syariah berupaya untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara people, profit, planet untuk mencapai keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.

Baca Juga: BCA Syariah Kolaborasi dengan Jurnalis Ekonomi Syariah Wujudkan Ekonomi Keberlanjutan

Menurut Vice President Environment & Social Sustainability, Corporate Communication and Secretary BCA Syariah, M. Fikri Hudaya, workshop ini menunjukkan bahwa BCA Syariah sebagai institusi perbankan yang merupakan bagian dari sustainability, berusaha untuk bertumbuh dan berkembang ke masa depannya dengan tidak hanya mencari profit semata.

"Namun juga bagaimana kami berusaha berkembang untuk mendukung masa depan yang sustainability yang akan dinikmati oleh anak dan cucu kita,” jelasnya saat membuka kegiatan workshop. 

BCA Syariah sangat peduli dengan sustainability salah satunya dengan kegiatan Workshop “Lukisan Kain Marmer Hasil Daur Ulang” bersama Adrie Basuki.

"Kami mencoba menampilkan bagaimana desainer Adrie Basuki berkolaborasi dengan kami dari perbankan syariah untuk menghadirkan workshop yang memberikan knowledge ke masyarakat, bagaimana mendaur ulang dari sesuatu yang tadinya tidak bernilai atau sudah tidak terpakai, menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan kemudian, dan bernilai tinggi. Itu yang menjadi tujuan sustainability,” lanjut Fikri.

Dalam workshop ini, desainer Adrie Basuki membahas mengenai proses upcycle atau pemanfaatan barang bekas dari kain atau sisa tekstil atau pakaian bekas pakai, yang kemudian didaur ulang menjadi bahan pakaian yang baru.

Kegiatan ini tidak semata berkontribusi mengurangi limbah tekstil, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Adrie juga mengajak para jurnalis peserta media gathering untuk membuat lukisan kain marmer dari hasil daur ulang pakaian bekas pakai.

Adrie Basuki sendiri dikenal dengan desain pakaiannya yang berkonsep zero wasteyang juga telah dimplementasikan di perusahaan BCA Syariah, yaitu pengolahan seragam karyawan lama menjadi motif kain yang bisa digunakan untuk pakaian baru. Adrie juga telah merancang pakaian dinas untuk seluruh pengurus BCA Syariah (Dewan direksi, komisaris dan Dewan Pengawas Syariah/DPS).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa