Ninja Xpress Rayakan 10 Tahun dengan Inovasi Layanan Logistik Terintegrasi

AKURAT.CO Ninja Xpress menandai satu dekade kehadirannya di Indonesia dengan menegaskan komitmen mendengar kebutuhan pelaku usaha dan menghadirkan solusi logistik yang relevan. Sejak berdiri pada 2015, perusahaan terus mengembangkan layanan dari UMKM hingga korporasi besar.
Perayaan sepuluh tahun Ninja Xpress berlangsung seiring kebijakan pemerintah yang meluncurkan 17 paket stimulus ekonomi “8+4+5” senilai Rp16,23 triliun. Langkah ini diyakini dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru.
Chief Marketing Officer (CMO) Ninja Xpress, Andi Djoewarsa, mengatakan perjalanan satu dekade bukan hanya soal jaringan yang meluas, tetapi juga tentang mengubah insight menjadi layanan.
Baca Juga: Cara Melacak Paket JNE, J&T, Ninja Xpress, dan Kurir Lain dengan Mudah dan Akurat
“Mulai dari routing yang lebih presisi, opsi B2B ritel, hingga rantai dingin untuk produk sensitif suhu, semua lahir dari kebutuhan pelanggan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Menurut Andi, pada 2025 terdapat tiga sorotan besar, yakni Ninja B2BR yang tumbuh di sektor otomotif dan kecantikan, perluasan rantai dingin melalui Ninja Chill, serta penguatan layanan Cross Border dari Jabodetabek dan Jawa Barat menuju Malaysia dan Singapura.
Data internal perusahaan menunjukkan kategori otomotif dan elektronik memimpin pertumbuhan Ninja B2BR hingga 40%, sedangkan kategori F&B naik 50%.
Dengan tagline “Garansi Hemat Sampai Tujuan”, layanan ini membantu pelaku usaha mengelola rantai pasok lebih efisien.
Beberapa fitur utama B2BR meliputi pengiriman multi-parcel dengan satu airwaybill, layanan Full Truck Load (FTL) ke berbagai titik, pengembalian Delivery Order tanpa biaya tambahan, serta fasilitas asuransi hingga Rp500 juta.
Baca Juga: Survei Ninja Xpress: UMKM RI Berpeluang Besar Ekspansi ke Pasar ASEAN
Untuk mendukung pertumbuhan F&B, Ninja Xpress memperluas layanan rantai dingin dari Ninja Cold (−18 °C) ke Ninja Chill (0–5 °C).
Layanan ini ditujukan bagi produk segar seperti sayur, dairy, dan pastry dengan sistem Eco-Freeze System (EFS) Chill, yang menjaga suhu tanpa listrik saat transit.
Hasil survei Ninja Xpress bersama MNC Portal Litbang pada 2024 mengungkap 93,9% konsumen online membeli frozen food, didorong faktor kenyamanan. Hal ini menjadi dasar pengembangan layanan rantai dingin yang lebih adaptif.
Selain rantai dingin, Ninja Xpress memperkuat pengiriman lintas negara. Kini pelaku usaha di Jabodetabek dan Jawa Barat dapat langsung mengirim ke Malaysia dan Singapura, sehingga lead time lebih singkat dan harga lebih kompetitif.
Selama sepuluh tahun, Ninja Xpress tumbuh menjadi lebih dari sekadar perusahaan logistik, melainkan mitra strategis bagi pelaku usaha.
Perusahaan menargetkan dampak yang lebih luas, baik dalam mendukung pertumbuhan bisnis maupun memperkuat ekonomi digital Indonesia.
“Sepuluh tahun ini baru permulaan. Kami siap melangkah ke dekade berikutnya dengan inovasi dan kontribusi yang lebih besar,” tutup Andi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







