Pemerintah Siapkan Strategi Khusus Atasi Kemacetan Arus Balik Lebaran 2025

AKURAT.CO Menjelang puncak arus balik Lebaran Idul Fitri 2025/1446 Hijriah, pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengurai kemacetan yang diprediksi terjadi pada 6-7 April 2025.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa seluruh kementerian dan lembaga terkait telah bekerja sama dalam memastikan kelancaran perjalanan para pemudik.
“Kita pantau dengan baik, sistem bekerja, dan Kementerian Perhubungan secara khusus sudah menyiapkan beberapa strategi untuk mengurai kemacetan,” ujar AHY di Jakarta, Selasa (23/3/2025).
Baca Juga: Arus Mudik 2025 Paling Lancar dalam 20 Tahun, DPR: Koordinasi Semua Pihak Berhasil!
Beberapa strategi yang disiapkan antara lain penerapan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem satu arah (one way), contra flow, serta penyediaan jalur alternatif bagi kendaraan pribadi.
Selain itu, pemerintah juga memperkuat layanan transportasi umum seperti kereta api, kapal laut, dan bus untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalan tol.
Selain rekayasa lalu lintas, uji kelaikan atau ramp-check terhadap seluruh moda transportasi telah dilakukan guna memastikan keselamatan pemudik.
Pemerintah juga mengoptimalkan Pusat Informasi Transportasi (Pusintrans) dan Posko Pusat Angkutan Lebaran untuk memantau pergerakan kendaraan selama 24 jam.
Baca Juga: Atasi Kemacetan Arus Mudik, PT JTT Terapkan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek
AHY menegaskan bahwa koordinasi yang baik antar instansi, termasuk dengan TNI dan Polri, menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus balik tahun ini.
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap perjalanan pulang masyarakat dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








