Ada Kerumunan Massa, KRL ke Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Palmerah

AKURAT.CO PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menyesuaikan perjalanan tiga Commuter Line tujuan Tanah Abang, akibat kerumunan massa di sekitar jalur Palmerah-Tanah Abang, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Dikutip dari akun resmi X KAI Commuter, tiga perjalanan Commuter Line untuk sementara hanya melayani penumpang hingga Stasiun Palmerah dan tidak melanjutkan perjalanan ke Tanah Abang.
"KA 1767D relasi Parungpanjang–Tanah Abang hanya beroperasi sampai Stasiun Palmerah dan kemudian kembali sebagai KA 7100D dengan rute Palmerah-Parungpanjang," tulis KAI Commuter dalam keterangannya.
Baca Juga: Pendemo Gedung DPR Lakukan Pembakaran, Polisi Dibantu Damkar Sibuk Padamkan Api
Selain itu, KA 1769D relasi Rangkasbitung-Tanah Abang juga hanya beroperasi hingga Stasiun Palmerah sebelum kembali sebagai KA 1770D relasi Palmerah-Rangkasbitung.
Sementara KA 1771D relasi Rangkasbitung-Tanah Abang hanya melayani perjalanan sampai Stasiun Palmerah dan selanjutnya kembali sebagai KA 1772D relasi Palmerah-Parungpanjang.
KAI Commuter meminta seluruh penumpang mengikuti arahan petugas di stasiun demi keselamatan dan keamanan perjalanan. Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penyesuaian operasional tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







