Tiga Pekerja Konstruksi Tewas, PAM Jaya Bakal Beri Sanksi ke Moya Indonesia

AKURAT.CO Tiga pekerja subkontraktor meninggal dunia saat mengerjakan proyek pembangunan jaringan distribusi air bersih di saluran gorong-gorong depan Pintu III Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kamis (9/7/2026).
PT PAM Jaya (Perseroda) menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Perusahaan akan memberikan sanksi kepada PT Moya Indonesia, selaku mitra pelaksana proyek dan meminta pertanggungjawaban penuh atas insiden tersebut
Berdasarkan informasi awal di lapangan, kecelakaan diduga terjadi akibat kekurangan oksigen atau adanya paparan gas di dalam saluran tempat para pekerja melakukan aktivitas konstruksi.
Baca Juga: PAM Jaya Pecahkan Rekor MURI Lewat Khitanan Massal 2.067 Anak
Komisaris Utama PT PAM Jaya (Perseroda), Prasetyo Edi Marsudi, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus menegaskan bahwa perusahaan tidak akan tinggal diam menyikapi peristiwa tersebut.
"Kami sangat-sangat berduka dan berempati atas korban meninggal dunia yang terjadi saat pekerjaan konstruksi," ujar Prasetyo dalam keterangan resminya, Jumat (10/7/2026).
PAM Jaya telah meminta PT Moya Indonesia melakukan investigasi bersama pihak-pihak terkait untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut. Selain itu, PAM Jaya menginstruksikan Moya agar bertanggung jawab penuh terhadap seluruh dampak yang timbul akibat insiden tersebut.
"Kami telah meminta PT Moya bertanggung jawab penuh menyelesaikannya dengan baik sesuai kemanusiaan dan hukum," katanya.
Dia menegaskan, PAM Jaya tidak hanya menunggu hasil investigasi yang dilakukan Moya Indonesia bersama pihak terkait. Perseroan akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan dalam kerja sama yang telah disepakati kedua perusahaan.
Sebagai bentuk tindak lanjut, PAM Jaya akan melayangkan surat peringatan (SP) kepada PT Moya Indonesia. Langkah tersebut diharapkan menjadi evaluasi serius agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi pada proyek-proyek berikutnya.
Baca Juga: PAM Jaya Cari Mitra Strategis Kejar Layanan Air 100 Persen
"PAM Jaya akan memberikan surat peringatan (SP) kepada PT Moya Indonesia, dengan harapan kejadian serupa tidak terulang kembali," ungkap Prasetyo.
Sementara itu, PT Moya Indonesia menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di seluruh proyek konstruksi, setelah insiden yang menewaskan tiga pekerja subkontraktor tersebut.
Menurut Moya, proyek yang tengah dikerjakan merupakan pembangunan infrastruktur jaringan distribusi air bersih untuk mendukung peningkatan layanan air minum bagi masyarakat Jakarta. Perusahaan menegaskan aspek keselamatan kerja menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang






